Wajib Tau! Cara Pencegahan Penyakit Serangan Jantung!

Serangan jantung dapat dicegah dengan melakukan perubahan gaya hidup dan mengobati kondisi kesehatan yang ada seperti diabetes dan hipertensi.

Cara-cara pencegahan serangan jantung juga mengurangi risiko stroke. Terdapat banyak bentuk perubahan pada gaya hidup yang bisa dilakukan semua orang.

Berikut adalah cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit serangan jantung:

  1. Memilih makanan yang sehat bisa dianggap sebagai cara terbaik

Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak yang tinggi dapat memperparah atau meningkatkan risiko serangan jantung.

Lemak dari makanan akan membentuk plak di pembuluh darah sehingga menghalangi aliran darah. Untuk lebih memahaminya, baca lebih lanjut tentang kolesterol tinggi.

  1. Segera hentikan kebiasaan rokok

Merokok adalah salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan meningkatkan tekanan darah. Selain itu, merokok juga menyebabkan aterosklerosis atau penumpukan lemak pada pembuluh darah.

  1. Senantiasa berupaya menjaga tekanan darah adalah langkah tepat selanjutnya

Hipertensi atau tekanan darah tinggi akan memberikan beban yang berat pada pembuluh darah dan jantung.

Hal ini meningkatkan risiko terkena serangan jantung. Hipertensi bisa dikurangi dengan menjalani diet makanan sehat, membatasi konsumsi minuman keras (alkohol) dan garam.

Menjaga berat badan tetap ideal, olahraga secara teratur dan konsumsi obat anti-hipertensi. Untuk tahu lebih banyak tentang cara mengatasinya, baca lebih lanjut tentang pencegahan hipertensi.

Pengobatan pada Serangan Jantung

Serangan jantung adalah kondisi medis darurat yang harus ditangani secepatnya. Segera ke rumah sakit terdekat jika Anda atau seseorang dicurigai mengalami serangan jantung.

Untuk penanganan pertama, segera konsumsi aspirin dengan dosis normal 300 mg, tapi sebelumnya pastikan bahwa penderita tidak alergi terhadap aspirin. Obat ini bisa membantu mengencerkan darah dan mengurangi risiko serangan jantung lebih lanjut.

Pengobatan yang diberikan pada penderita serangan jantung adalah obat-obatan untuk melarutkan gumpalan darah dan prosedur operasi untuk mengembalikan aliran darah menuju jantung.

Pengobatan yang dilakukan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi penderita serangan jantung.

Serangan jantung yang parah atau terlambat ditangani bisa menyebabkan komplikasi yang serius dan bahkan berakibat pada kematian.

Komplikasi yang terjadi bisa muncul segera setelah terjadinya serangan jantung. Berikut ini beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat serangan jantung:

  1. Jantung ruptur/retak

Kondisi ketika otot, dinding, atau katup jantung sudah retak.

Pasien penderita serangan jantung yang disertai komplikasi sering kali meninggal dunia sebelum mereka sampai di rumah sakit.

  1. Aritmia

Kondisi ketika detak jantung menjadi tidak normal. Jantung berdegup makin kencang hingga akhirnya berhenti berdetak dan terjadi henti jantung atau cardiac arrest.

  1. Syok kardiogenik

Kondisi ketika otot jantung rusak parah dan tidak bisa lagi memasok darah ke tubuh dengan baik. Hal ini menyebabkan fungsi tubuh tidak berjalan dengan baik.

  1. Gagal jantung

Kondisi ini terjadi ketika jantung tidak bisa memompa darah ke tubuh secara efektif. Gagal jantung terjadi karena otot jantung telah rusak permanen akibat serangan jantung yang terjadi.

Pemulihan dan Peluang Hidup

Seseorang bisa kembali pulih dari serangan jantung tergantung kepada tingkat kerusakan otot jantung yang terjadi.

Ada yang membutuhkan waktu beberapa bulan dan ada pula yang butuh waktu hanya beberapa minggu. Tujuan dari proses pemulihan yang dilakukan adalah:

  1. Mengembalikan kebugaran fisik

Hal ini bertujuan agar Anda bisa kembali melakukan aktivitas sesuai kebutuhan Anda.

  1. Mengurangi risiko terulangnya serangan jantung

Hal ini bisa dilakukan dengan perubahan gaya hidup yang dilakukan pasien sendiri. Termasuk di antaranya perubahan menu makanan dan konsumsi obat-obatan.

Kematian sering kali terjadi sebelum pasien mencapai rumah sakit, atau dalam satu bulan setelah pasien mengalami serangan jantung.

Apabila pasien berhasil bertahan selama sebulan setelahnya, kemungkinan besar mereka untuk bertahan hidup sangat bagus.

Peluang hidup seseorang yang pernah mendapatkan serangan jantung bergantung pada beberapa hal. Pertama adalah usia pasien.

Apabila usia orang yang mengalami serangan jantung makin tua, kemungkinan terjadinya komplikasi akan bertambah.

Kedua, tingkat keparahan serangan jantung juga berpengaruh kepada peluang hidup seseorang. Yang paling utama adalah seberapa parah kerusakan otot jantung yang terjadi.

Sedangkan yang ketiga, waktu yang dibutuhkan seseorang hingga dia mendapatkan pertolongan saat mengalami serangan jantung. Makin lama penanganan serangan jantung, maka peluang hidupnya akan makin berkurang.

Leave a comment