Sakit Maag Gak Boleh Makan Apa Aja?

Maag adalah peradangan pada dinding lambung. Ini bukanlah penyakit, namun sebuah kondisi yang disebabkan oleh beragam faktor yang berbeda, seperti konsumsi alkohol berlebihan, stres, muntah-muntah yang kronis, atau obat-obatan tertentu. Infeksi, refluks empedu, bakteri, dan anemia pernikus juga penyebab umum dari maag lainnya.

Maag adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya asam lambung yang berlebih atau meningkatnya asam lambung sehingga mengakibatkan imflamasi atau peradangan dari mukosa lambung seperti teriris atau nyeri pada ulu hati.

Gejala yang terjadi yaitu perut terasa perih dan mulas. Pada kebanyakan kasus, maag bukanlah kondisi yang serius. Namun, jika dibiarkan, hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya darah dalam jumlah banyak karena ulkus dan/atau kanker lambung.

Kondisi ini dapat menjadi akut atau kronis. Maag akut dideskripsikan sebagai maag yang muncul secara tiba-tiba. Sedangkan, maag kronis berkembang seiring berjalannya waktu.

Tanda Penyakit Maag

Penyakit maag memiliki beberapa tanda-tanda, antara lain:

  1. Gangguan saluran cerna

Tanda dan gejala penyakit gastritis lain yang harus anda ketahui dan waspadai apabila anda tidak ingin memiliki resiko yang tinggi untuk terkena dampak buruk dari penyakit gastritis adalah adanya gangguan pencernaan.

Kondisi seperti gangguan pencernaan akan terjadi ketika kondisi penyakit gastritis sudah parah, agar anda tidak memiliki resiko yang tinggi terkena dampak buruk penyakit gastritis, sebaiknya segera lakukan upaya pengobatan sedini mungkin.

  1. Muntah darah

Bagi anda yang tidak ingin memiliki resiko yang tinggi untuk terkena dampak buruk dari penyakit gastritis, salah satu tanda dan gejala penyakit asbestosis yang harus anda ketahui dan waspadai adalah mengalami muntah darah.

Biasanya apabila seorang penderita penyakit gastritis mengalami muntah darah, maka anda harus mewaspadainya karena muntah darah menandakan kondisi penyakit gastritis sudah parah. Untuk mencegah agar anda tidak terkena dampak buruk sebaiknya segera lakukan upaya pengobatan secepatnya untuk mencegah agar tidak terkena dampak buruk.

  1. Mual dan muntah

Penderita penyakit gastritis juga akan mengalami gejala seperti mual dan muntah, kami menyarankan kepada anda apabila anda mengalami kondisi seperti mual dan muntah untuk segera melakukan pengobatan secepatnya.

Perlu untuk anda ketahui bahwa mual dan muntah menandakan kondisi gastritis yang sudah parah, bagi anda yang mengalami mual dan muntah segera lakukan pengobatan secepatnya agar terhindar dari dampak buruk yang kemungkinan besar bisa merugikan kesehatan tubuh.

  1. Cegukan

Meskipun terbilang ringan, namun apabila anda mengalami cegukan anda harus mewaspadainya karena cegukan bisa saja pertanda anda terserang penyakit.

Penting untuk anda ketahui bahwa cegukan merupakan salah satu gejala dari penyakit gastritis, untuk mencegah agar anda tidak terkena dampak buruk, sebaik segera lakukan pemeriksaan untuk mengetahui langkah apa yang harus anda lakukan selanjutnya.

  1. Cepat kenyang

Kondisi lain yang memang terbilang sepele namun anda tetap jangan membiarkan kondisi yang anda alami dibiarkan terlalu lama tanpa adanya pemeriksaan. Apabila anda merasakan cepat kenyang meskipun hanya makan sedikit anda harus mewaspadainya karena kemungkinan ada yang tidak beres pada lambung anda.

Perlu untuk anda ketahui bahwa cepat kenyang ini kemungkinan besar adalah pertanda dari penyakit gastritis. Untuk mengetahui secara pasti, sebaiknya segera lakukan upaya pengobatan secepatnya agar anda terhindar dampak buruk yang bisa merugikan kesehatan tubuh anda.

Sakit Maag Gak Boleh Makan Apa

Makanan dan minuman yang harus di hindari penderita sakit maag, antara lain:

  • Hindari makanan yang sulit dicerna, yang dapat memperlambat pengosongan lambung, seperti kue tart dan keju.
  • Hindari makanan yang banyak mengandung gas, seperti makanan berlemak, sayuran sawi dan kol, buah nangka dan pisang ambon, makanan berserang (kedondong), buah yang dikeringkan, dan minuman yang mengandung soda.
  • Hindari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti kopi, minuman beralkohol, anggur putih, sari buah citrus, dan susu full cream.
  • Hindari makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, seperti yang mengandung cuka, pedas, merica dan bumbu yang merangsang.
  • Hindari makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah antara lain alkohol, cokelat, makanan tinggi lemak dan gorengan.
  • Beberapa sumber karbohidrat yang perlu dihindarkan yaitu: beras ketan, mi, bihun, jagung, ubi singkong, tales, dodol.

Leave a comment