Penyebab Penyakit Usus Buntu Adalah …

Usus Buntu atau Appendicitis adalah suatu peradangan pada appendiks, yang merupakan saluran tersembunyi yang memanjang dari bagian depan sekum. Appendiks merupakan organ berbentuk tabung yang buntu, panjangnya kira-kira 10 cm (beranjak 3-15 cm) atau berukuran sekitar jari kelingking dan berpangkal di sekum. Lumennya sempit di bagian proksimal dan melebar di bagian distal.

Tonjolan appendiks pada neonatus berbentuk kerucut yang menonjol dari apeks sekum sepanjang 4,5 cm. Pada masa kanak-kanak, batas appendiks dari sekum semakin jelas dan bergeser ke arah dorsal kiri. Pada orang dewasa panjang appendiks rata-rata 9-10 cm, terletak posteriomedial sekum kira-kira 3 cm inferior dari valvula ileosekalis.

Penyebab Penyakit Usus Buntu

Penyebab dari penyakit radang usus buntu adalah terjadinya penyumbatan pada lapisan usus buntu yang dapat mengakibatkan infeksi. Dan akibat dari infeksi tersebutlah bakteri akan berkembangbiak dengan cepat. Sehingga pada akhirnya hal itu akan menyebabkan usus buntuk menjadi meradang dan dipenuhi dnegan nanah.

Dengan usus buntu yang tersumbat biasanya di akibatkan oleh tinja, tinja adalah salah satu benda asing yang terdapat di dalam tubuh, dengan pembesaran folikel limfoid, cacing atau lebih parahnya lagi kanker yang terdapat di dalam usus buntu.

Dan jika usus buntu sudah pecah atau bocor keadaan tinja atau benda asing tersebut dapat mengisi perut dan terjadilah abses, dan keadaan inilah yang harus segera di lakukan penangan medis.

Abses merupakan kantong yang berisi kumpulan nanah yang akan sangat menyakitkan. Komplikasi ini biasanya akan mucul sebagai usaha alami tubuh yang berguna untuk mengatasi infeksi yang di akibatkan oleh usus buntu yang sudah pecah.

Penangan yang tepat adalah denga melakukan penyedotan nanah dari abses atau tidak menutup kemungkinan dengan menggunakan antibiotik. Biasanya jika ditemukan dalam operasi, abses dan bagian di sekitar abses akan di bersihkan dengan hati-hati dan diberi antibiotik.

Gejala Penyakit Usus Buntu

Gejala utama pada penyakit usus buntu adalah sakit perut. Meski demikian, tidak semua jenis sakit perut akan berujung pada apendisitis.

Sakit perut yang mengindikasikan penyakit ini biasanya berawal di perut bagian tengah. Pada awalnya, rasa sakit itu akan datang dan pergi. Beberapa jam kemudian, rasa sakit akan berpindah ke perut kanan bawah (tempat usus buntu berada) sebelum akhirnya bertambah parah dan terus menerus terasa sakit.

Rasa sakit juga akan bertambah parah ketika terjadi penekanan pada bagian perut tersebut. Begitu juga pada saat Anda batuk atau berjalan. Beberapa gejala lain yang dapat menyertai sakit perut itu antara lain:

– Konstipasi atau diare.

– Demam.

– Perut menjadi kembung.

– Tidak bisa buang gas.

– Mual dan muntah.

– Kehilangan nafsu makan.

Diagnosis Penyakit Usus Buntu

Pemeriksaan usus buntu bisa dilakukan dengan melakukan tes fisik, tes darah, tes urine, usg, dan pemeriksaan organ intim untuk yang pada wanita. Dan setelah melakukan pemeriksaan penyakit usus buntu yang dapat dilakukan yaitu dengan menjalani operasi pembedahan biasanya apabila memang positif menderita penyakit usus buntu.

Pembedahan usus untuk mengangkat usus buntu agar tidak akan menimbulkan rasa sakit pada bagian perut yang disebabkan oleh usus buntu yang mengalami inflamasi. Selain menjalani pengobatan usus buntu dengan menjalani operasi juga bisa dengan menggunakan obat usus buntu agar bisa mengatasi inflamasi pada usus.

Pencegahan Penyakit Usus Buntu

Beberapa hal yang dapat anda lakukan sebagai tindakan pencegahan penyakit usus buntu yaitu:

  1. Meminum air putih yang cukup

Air putih memang sangat disarankan untuk selalu diminum setiap hari sekitar delapan gelas yang setara dengan dua liter. Mendapatkan air putih ini juga mudah sekali tanpa mengeluarkan biaya biaya yang mahal. Banyak sekali manfaat yang terkandung dari air putih.

  1. Jauhkan dari minuman bersoda

Minuman yang bersoda adalah minuman yang memiliki ketajaman sangat luar biasa bila diminum. Ada jenis jenis minuman yang mengandung soda, seperti coca cola, sprite, fanta dan pepsi blue. Minuman inilah yang dapat memicu terjadinya penyakit berdatangan. Dan organ tubuh yang tadinya berfungsi dengan baik, dapat tidak bekerja lagi.

Leave a comment