Penyakit Tipes Pada Ibu Menyusui

Penyakit tipes merupakan bentuk dari infeksi bakteri salmonella typhi, Salmonella typhi merupakan bakteri merugikan yang umumnya di tularkan lewat kontaminasi makanan dan minuman. Ketika tubuh sudah terinfeksi bakteri salmonella typhi maka tubuh akan merasakan gejala terinfeksi 2×24 jam bisa lebih atau kurang.

Ibu yang sakit demam berdarah, tifus, flu, tetap disarankan untuk menyusu. Karena ibu yang sedang sakit akan memiliki antibodi terhadap penyakit tersebut. Antibodi inilah yang kemudian akan memberi perlindungan terhadap infeksi pada bayi. Dengan begitu, bila ibu sakit, menyusui jangan dihentikan.

Melarang ibu yang sakit untuk menyusui karena khawatir penyakitnya akan menular pada bayi adalah paradigma lama. Jika ibu menderita penyakit umum, seperti flu, batuk, pilek, dan diare, ibu dianjurkan untuk tetap menyusui.

Selain penyakit-penyakit ini tidak dapat menular melalui air susu, pemberian ASI pun dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi untuk melawan penyakit. Bila ibu menghentikan pemberian ASI, justru memperbesar risiko bayi akan tertular penyakit.

“Namun, kalau ibu sedang sakit cacar air atau yang disarankan untuk menghentikan pemberian ASI secara langsung, lebih baik berikan ASI peras saja. Karena kontak dengan kulit ibu yang sedang sakit bisa menular ke bayi.”

Gejala gejala yang bisa di alami oleh tubuh seperti sakit kepala, lemas, letih, tidak nafsu makan,diare atau sembelit dan nyeri perut.

Penyakit tipes sering di jumpai di alami oleh anak anak, meski begitu tak bakteri salmonella typhi tidak mengenal batas siapa yang di serangnya, Ibu hamil dan menyusui pun bisa terinfeksi bakteri salmonella typhi.

Gejala gejala tipes pada ibu hamil atau menyusui bisa di alami 1-3 minggu, Dan penting tentunya untuk segera mengobati penyakit tipes, karena meskipun di anggap penyakit ringan namun karena kondisi kehamilan dan sedang menyusui bisa saja membahayakan kesehatan bayi sehingga penting untuk segera mengambil langkap pengobatan yang tepat untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Mencegah Tifus

berikutnya adalah bagaimana cara pencegahan yang efektif untuk penyakit tipes?

  1. Melakukan pencegahan melalui 5F

Typus merupakan penyakit menular sehingga Anda dapat melakukan pencegahan melalui 5F yaitu makanan (food), jari-jari (finger nail), fomitus (muntah) Fly (lalat) dan feses. bakteri salmonella tifoid hadir dalam tinja dan muntah pada pasien dengan tifus penyakit serupa akan menyebar ke orang lain. Kuman dapat ditularkan melalui perantara lalat yang hinggap pada makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh orang-orang yang sehat. Jadi, penting untuk menjaga kebersihan dan makanan kehegienisan dan minuman yang dikonsumsi untuk wanita hamil.

Selain memperhatikan kebersihan lingkungan, memperhatikan kebersihan pribadi di antara mereka sendiri sangat penting untuk menjaga kebersihan kuku untuk menghindari kuman yang menempel ketika Anda makan makanan tertentu.

  1. Pilih jajanan pinggir jalan

Typus penyakit yang paling utama ditularkan melalui makanan yang telah terkontaminasi dengan typus bakteri. Jadi memilih makanan di pinggir jalan adalah cara yang dapat Anda lakukan, namun beberapa wanita memilih untuk tidak camilan terlebih dahulu di pinggir jalan karena beberapa alasan termasuk proses memasak dan kehigienis bahan baku.

  1. Melindungi lingkungan

Hal seharusnya tidak luput dari perhatian Anda adalah untuk menyediakan air minum dari sumber yang bersih, memperhatikan pembuangan usus dan kandung kemih yang memadai, memerangi lalat rumah dan mengawasi lingkungan rumah. Hal ini terkait dengan kontrol mikroorganisme yang menyebabkan tifus.

Leave a comment