Penyakit Tifus Tidak Boleh Makan Apa Aja?

Penyakit Tipes atau dalam bahasa kedokteran dikenal dengan Typhus Abdominalis (typhoid) disebabkan oleh sejenis kuman yang disebut dengan Typhoid Bacillus. Kuman ini menyerang jaringan – jaringan getah bening.

Penyakit ini sering menyerang pada anak yang berumur diatas 2 tahun. Walaupun sebenarnya tidak termasuk sebagai penyakit yang berbahaya, namun seringkali membuat para orang tua khawatir karena gejala yang mengikuti penyakit tipus ini yang biasanya juga bisa mengakibatkan dehidrasi serta radang otak bila tidak ditangani dengan benar.

Penyakit tifus sebenarnya cukup mudah untuk disembuhkan. Hanya tinggal melakukan perawatan secara rawat inap agar mendapatkan perlakuan medis yang baik hingga sembuh. Pada umumnya para penderita tifus akan mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis, hal ini dikarekana para penderita tifus tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan berserat dan berkarbohidrat tinggi.

Makanan-makanan ini harus dihindari karena efeknya terhadap perut penderita, terutama bagian usus yang memang sedang ‘bermasalah’. Makanan-makanan yang terlarang bagi penderita tifus ini di antaranya adalah makanan pedas, makanan berlemak, kopi, serta minuman bersoda.

Makanan pedas di dalam perut yang normal akan membuat organ-organ pencernaan panas. Luka di dalam usus akibat bakteri Salmonella typhi selama tifus jika diberi makanan pedas akan mengalami pembengkakan dan mungkin pendarahan. Nah, jika sudah begini, kesembuhan penyakit tifus yang diderita akan semakin lama. Bahkan jika dilakukan, ini bisa membawa kematian penderita.

Makanan berlemak dicerna tubuh lebih lama daripada makanan berkarbohidrat. Hal ini karena ikatan kimia lemak yang lebih kompleks dan juga karena pencernaan lemak baru terjadi di dalam usus. Bukan di mulut atau di lambung seperti layaknya karbohidrat.

Jika penderita tifus mengonsumsi makanan berlemak, ususnya yang justru sedang ‘bermasalah’ dipaksa untuk ‘bekerja’. Bukan hal mustahil, ini bisa menyebabkan pendarahan usus. Jika sudah begini kesembuhan penyakit juga akan lama dan mungkin bisa menyebabkan kematian.

Di dalam perut kopi bisa memicu naiknya tingkat keasaman lambung. Jika penderita tifus mengonsumsi kopi, bisa Anda bayangkan seperti apa jadinya? Ya, usus yang sedang luka diberi asam maka sudah pasti lapisan-lapisan mukosa usus bisa tergerus dan akhirnya terjadi pendarahan. Lagi-lagi, ini bisa menyebabkan kematian.

Hal yang sama juga terjadi pada minuman bersoda. Karbonasi soda di dalam perut bisa menyebabkan naiknya kadar keasaman lambung. Maka seperti kopi, ini bisa menyebabkan kematian

Makanan Tinggi Protein

Untuk memperoleh tenaga dan stamina, selain harus mendapatkan asupan karbohidrat karena para penderita tifus juga harus mendapatkan asupan protein yang cukup. Asupan protein ini diperoleh dari berbagai macam sumber protein yang ada, seperti protein hewani dan protein nabati.

Protein ini bermanfaat dan berguna sebagai sumber tenaga pada penderita tifus tersebut. Berikut ini beberapa sumber protein yang baik bagi penderita tifus:

  1. Kacang kedelai

Seperti diketahui, kacang kedelai memiliki kandungan protein nabati yang tinggi dan baik untuk tubuh. Kacang kedelai rebus, bisa dikonsumsi sebagai tambahan protein bagi penderita tifus.

  1. Tahu

Sebagai bahan olahan dari kacang kedelai, sudah tentu tahu memiliki kandungan protein yang tinggi dan baik bagi penderita tifus. Selain itu, tahu memiliki tekstur yang sangat lembut, yang akan membuat penderita tifus mudah mencernanya.

  1. Margarin

Margarin memiliki sedikit kandungan protein dan lemak. Lemak ini juga dibutuhkan oleh tubuh penderita tifus untuk menambah energi tubuh. Namun, perlu diperhatikan agar penggunaannya tidak berlebihan.

  1. Daging ayam rebus

Daging ayam merupakan salah satu sumber protein yang tinggi. Apabila digabungkan dengan jenis makanan lain, maka dapat memenuhi kebutuhan nutrisi karbohidrat dan protein yang cukup bagi penderita tifus. Bagian dada ayam juga sering dijadikan makanan rendah kalori yang baik untuk dikonsumsi.

  1. Ikan rebus

Ikan rebus atau ikan yang di tim akan sangat nikmat untuk dikonsumsi. Selain itu, ikan juga memiliki kandungan protein hewani yang baik untuk pemenuhan kebutuhan energi dan juga jenisikan salmon banyak dikonsumsi sebagai makanan penambah berat badan.

Makanan Rendah Serat

Salah satu pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita tifus adalah jenis makanan yang mengandung kadar serat tinggi. Beberapa jenis sayur dan buah memiliki kadar serat yang sangat tinggi, yang ternyata tidak boleh diberikan kepada penderita tifus

Ada baiknya untuk mencoba mengkonsumsi jenis buah dan sayur yang memiliki kandungan serat yang rendah, apabila masih ingin tetap mengkonsumsi jenis sayur-sayuran.

Jenis-jenis makanan rendah serat tersebut:

– Pisang

– Alpukat

– Wortel

– Kacang Panjang

– Buncis Muda

– Labu Ssiam

– Pepaya.

Leave a comment