Penyakit Konstipasi Atau Sembelit Apakah Sama?

Sembelit (Konstipasi) adalah suatu kondisi dimana buang air besar lebih jarang dari biasanya karena feses atau tinja yang kering keras sehingga susah dikeluarkan dan menimbulkan rasa sakit saat buang air besar. Dalam bahasa kedokteran sembelit ini dikenal dengan istilah konstipasi.

Pada orang dewasa, disebut konstipasi jika tidak buang air besar (defekasi) selama tiga hari berturut-turut atau kurang dari tiga kali dalam seminggu. Sedangkan sembelit pada anak, apabila tidak buang air besar selama 5 hari atau lebih.

Penyebab Penyakit Konstipasi

Konstipasi umumnya terjadi ketika tinja bergerak terlalu lamban dalam sistem pencernaan. Akibat banyak sisa-sisa makanan yang tertinggal terlalu lama, kolon atau usus besar akan menyerap air makin banyak, sehingga membuat tinja menjadi keras dan kering.

Penyakit ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang terkadang terjadi sea bersamaan. Faktor-faktor risiko tersebut meliputi:

  • Pola makan yang buruk, misalnya kurang mengonsumsi serat atau kurang minum.
  • Kurang aktif dan jarang melakukan olahraga.
  • Mengabaikan keinginan untuk buang air besar.
  • Rasa tidak leluasa saat menggunakan toilet.
  • Kekurangan atau kelebihan berat badan.
  • Gangguan mental, seperti kecemasan atau depresi.

Penyakit atau kondisi medis lain, misalnya diabetes, prolaps rektum, penyumbatan atau penyempitan usus, kanker usus besar, stroke, penyakit Parkinson, cedera saraf tulang belakang, hipotiroidisme, serta hipertiroidisme.

Efek samping obat-obatan tertentu, contohnya suplemen kalsium, suplemen zat besi, antasida yang mengandung aluminium, obat diuretik, analgesik yang mengandung opium (seperti kodein dan morfin), antidepresan, antiepileptik untuk pengobatan epilepsi, serta antipsikotik untuk pengobatan skizofrenia dan penyakit kejiwaan lainnya.

Jika penyebabnya memang obat, konstipasi biasanya akan reda saat Anda berhenti meminum obat tersebut.

Adapun beberapa tanda tanda dari penyakit konstipasi yaitu:

Buang air besar lebih sedikit dari tiga kali seminggu

Sulit buang air besar

Tekanan pada perut yang menyiksa saat terjadinya pergerakan pada usus

Perasaan terjadi penyumbatan pada dubur

Perasaan tidak selesai setelah buang air besar

Obat Penyakit Konstipasi

Beberapa obat yang dapat digunakan untuk mengatasi sembelit antara lain:

  1. Stimulan

Berfungsi meningkatkan gerakan usus atau dikenal juga dengan istilah obat pencehar. misalnya senna, Bisacodyl, dan minyak jarak. Obat sembelit ini tidak cocok untuk penggunaan jangka panjang.

  1. Agen hyperosmolar

Membantu agar cairan pada rongga usus tercukupi contohnya susu magnesium, magnesium sitrat, laktulosa, polietilen glikol.

  1. Agen prokinetic

Obat sembelit ini akan meningkatkan kekuatan pergerakan usus.

  1. Agen pembentuk serat

Merupakan Suplemen penambah serat pada feses contohnya metilselulosa, psyllium, kalsium polybophil dan guar gum.

  1. Emolien. Berfungsi melunakkan tinja, tetapi kurang efektif dibandingkan obat lain. Contoh emolien docusate atau minyak mineral.

Pencegahan Penyakit Konstipasi

Beberapa cara untuk mencegah penyakit konstipasi yaitu:

  1. Tidak menahan buang air besar

Pencegahan konstipasi yang harus di lakukan juga yaitu dengan tidak menahan buang air besar. usahakan jika rasa alami ingin buang air besar datang segera di lakukan untuk mencegah fases akan kering. karena jika kering akan semakin sulit untuk dikeluarkan.

  1. Menjaga kesehatan mental

Menjaga kesehatan mental bertujuan agar tidak stress atau pun tidak depresi yang akan menyebabkan gangguan kesehatan seperti konstipasi juga. oleh karena hal itu kesehatan mental harus di jaga dengan baik untuk pencegahan konstipasi.

  1. Penuhi serat tubuh

Tubuh selain membutuhkan nutrisi juga membutuhkan serat yang cukup, karena dengan serat yang cukup maka akan membantu fases untuk keluar dengan lan. Makanan yang memiliki kandungan serat yang cukup juga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mencernanya.

Maka dari hal itu jika ingin buang air besar lan maka sebaik nya penuhi nutrisi untuk tubuh sebagai pencegahan konstipasi juga dengan makanan yang memiliki serat yang bagus seperti agar agar, sayuran dan juga buah yang baik untuk kesehatan.

  1. Minum air putih

Serat memang di butuhkan oleh tubuh, dan yang tidak kalah penting lagi kebutuhan tubuh yaitu air. Air bagus untuk tubuh karena tidak akan menyebabkan kering pada kulit atau pun pada feses maka dari itu pencegahan konstipasi yang baik yaitu dengan minum air putih sea teratur.

Leave a comment