Penyakit Influenza Itu Apa?

Flu atau influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem pernafasan sama halnya dengan ISPA dan asma. Penyakit flu memang sebenarnya bukan merupakan penyakit yang mematikan.

Namun jangan salah, penyakit flu dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang bisa menyebabkan efek yang sangat membahayakan bagi kesehatan. Selain itu, flu juga sangat mudah menular. Virus flu dapat menular melalui sentuhan, udara atau barang-barang yang dipakai bersama.

Sakit flu juga terkadang dapat disertai dengan gejala batuk atau pun demam. Ada banyak faktr yang dapat menyebabkan seseorang mengalami flu. Faktor tersebut dapat berupa faktor lingkungan, makanan bahkan hingga cuaca. Yuk, ketahui lebih banyak mengenai flu agar kita dan keluarga dapat terhindar dari penyakit yang satu ini.

Penyebab flu sekarang di mana-mana, Anda tidak dapat mengetahui di mana virus itu berada, karena virus ini tidak terlihat oleh mata sebab berukuran mikro. Tetapi jika Anda tertular penyakit flu, Anda akan segera mengetahuinya. Itu karena jika terserang flu, Anda akan mengalami beberapa gejala pada tubuh Anda.

Selain penyebab flu, Anda juga perlu mengetahui gejala penyakit ini, yaitu demam, menggigil, nyeri otot, nyeri tenggorokan, sakit kepala, kepala menjadi terasa berat, rasa tak nyaman, nyeri otot, batuk-batuk dan tubuh juga akan merasa lelah. Jika Anda merasakan gejala tersebut, Anda mungkin sudah terserang penyakit influenza ini.

Gejala Penyakit Influenza

Gejala flu datang secara tiba-tiba. Tanda dan gejalanya biasanya mulai dari 24 sampai 48 jam setelah terpapar virus flu. Gejala dan demam terburuk biasanya berlangsung selama 3 sampai 5 hari.

Tanda dan gejalanya seperti panas tinggi (mencapai 40° C), panas dingin, nyeri otot, merasa sangat lemah atau lelah, sakit kepala, sakit mata, batuk, bersin, sakit tenggorokan, hidung meler, dan sakit perut (terlebih pada anak-anak dibandingkan orang dewasa). Batuk dan merasa sangat lemah dan lelah bisa bertahan hingga 6 minggu.

Mungkin ada beberapa tanda dan gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut mengenai gejala pilek, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda.

Diagnosis Penyakit Influenza

Dokter akan membuat diagnosis dari gejala-gejala yang Anda alami. Dokter juga bisa melakukan tes untuk memastikan diagnosis tersebut. Tes tersebut bisa melibatkan sampel cairan dari ingus atau menggunakan sampel darah. Dokter juga bisa meminta x-ray untuk mengecek adanya pneumonia (komplikasi).

Pengobatan Penyakit Influenza

Pengobatan yang paling baik adalah istirahat. Flu tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik, tetapi pengobatan lainnya bisa mengendalikan gejalanya, dan obat-obatan lain (antivirus) bisa memperpendek durasinya.

Untuk mengatasi ketidaknyamanan, obat non-aspirin, seperti acetaminophen dan ibuprofen, sirup batuk, dan dekongestan bisa digunakan. Jangan memberikan aspirin kepada anak-anak berusia kurang dari 16 tahun karena akan sangat meningkatkan risiko terkena Reye’s Syndrome.

Menghirup uap hangat dapat melegakan hidung yang tersumbat dan membantu mengencerkan sekret hidung (ingus). Tuangkan air panas ke dalam baskom lalu hirup uap hangat yang dihasilkan oleh air panas tersebut.

Pencegahan Dengan Vaksinasi

Salah satu cara terbaik untuk mencegah flu adalah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar daya tahan tubuh meningkat dan mampu melawan serangan virus flu. Cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh adalah dengan selalu menjaga pola hidup sehat seperti makan makanan sehat dan bergizi, berolahraga, cukup istirahat, dan bisa juga dengan vaksinasi.

Dalam dunia medis saat ini sudah diperkenalkan vaksinasi flu untuk orang usia 6 bulan ke atas. Para ahli menyarankan agar vaksinasi flu dilakukan setiap tahun karena cepatnya kemampuan virus flu untuk berubah sehingga menjadi lebih resisten. Efektivitas vaksinasi dalam mencegah penyakit flu bisa mencapai 70-90%.

Leave a comment