Penyakit Ginjal Terjadi Karena Endapan

Ginjal adalah dua organ yang terletak di rongga perut anda di kedua sisi tulang belakang di tengah punggung anda, tepat di atas pinggang. Ginjal memiliki beberapa peran dalam mempertahankan hidup: Mereka membersihkan darah anda dengan menghapus limbah dan kelebihan cairan, menjaga keseimbangan garam dan mineral dalam darah anda, dan membantu mengatur tekanan darah.

Jika ginjal kekurangan cairan dalam proses pengeluaran tersebut maka terjadi kekeruhan. Lama-kelamaan mengkristal dan menjadi kerak, seperti batu. Endapan terjadi karena pekatnya kadar garam dalam air seni yang ada di ginjal.

Jika turun lagi ke kandung kemih dan bersarang maka disebut batu kandung kemih. Menurut hasil penelitian, risiko terkena penyakit batu ginjal lebih banyak dialami pria daripada wanita dengan perbandingan sekitar 3:1. Umumnya, penderita pada usia produktif (20-50 tahun). Hanya sebagian kecil penyakit batu ginjal ini menyerang anak-anak.

Penyebab Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal dapat disebabkan oleh beberapa hal. Berikut ini beberapa faktornya.

  1. Genetik (bawaan)

Ada orang-orang tertentu memiliki kelainan atau gangguan organ ginjal sejak dilahirkan, meskipun kasusnya relatif sedikit. Anak yang sejak kecil mengalami gangguan metabolisme khususnya di bagian ginjal, yaitu air seninya memiliki kecenderungan mudah mengendapkan garam membuat mudah terbentuk batu.

Karena fungsi ginjalnya tidak dapat bekerja secara normal maka kelancaran proses pengeluaran air kemih juga mudah mengalami gangguan, misalnya banyak zat kapur dalam air kemih sehingga mudah mengendapkan batu.

  1. Makanan

Sebagian besar kasus penyakit batu ginjal disebabkan oleh faktor makanan dan minuman. Makanan-makanan tertentu memang mengandung bahan kima yang berefek pada pengendapan air kemih, misalnya makanan yang mengandung kalsium tinggi, seperti oksalat dan fosfat.

  1. Aktivitas

Faktor pekerjaan dan olahraga dapat mempengaruhi penyakit batu ginjal. Risiko terkena penyakit ini pada orang yang pekerjaannya banyak duduk lebih tinggi daripada orang yang banyak berdiri atau bergerak dan orang yang kurang berolahraga.

Karena tubuh kurang bergerak (baik olahraga maupun aktivitas bekerja) menyebabkan peredaran darah maupun aliran air seni menjadi kurang lancar. Bahkan tidak hanya penyakit batu ginjal yang diderita, penyakit lain bisa dengan gampang menyerang.

Gejala Batu Ginjal

Jika batu ginjal masih kecil di dalam ginjal, biasanya penderita belum merasakan sakit. Selain itu, gejala juga tidak akan terasa jika batu ginjal masih berukuran kecil. Hal ini dikarenakan ukuran batu ginjal yang masih kecil dapat keluar dari tubuh melalui urin dengan mudah.

Gejala batu ginjal akan baru terasa jika batu tersebut memiliki ukuran yang lebih besar dari diameter saluran ureter itu sendiri. Batu ginjal yang sudah membesar seringkali akan bergesekan dengan lapisan dinding ureter sehingga dapat menyebabkan luka dan iritasi.

Sehingga seorang penderita batu ginjal terkadang akan mengalami air seni yang mengandung darah.Gejala batu ginjal paling umum yang sering dialami oleh para penderitanya antara lain nyeri pada pinggang, selangkangan dan perut bagian bawah.

Pencegahan Batu Ginjal

Dan berikut adalah cara untuk mencegah batu ginjal, diantaranya:

  • Minum cukup air, minum cukup air yang baik adalah cukup dan tidak berlebihan. Sangat disarankan untuk minum sekitar 3 liter per hari. Minum pelan dan sering serta hindari minum banyak sekaligus.
  • Konsumsi makanan yang sehat seperti tidak mengandung banyak lemak, tidak mengandung banyak garam, kurangi asupan makanan yang banyak mengandung gula dan batasi makanan yang mengandung karbohidrat.
  • Minum obat sesuai dengan cara yang disarankan oleh dokter anda.
  • Jika anda merokok, ambillah langkah-langkah untuk berhenti. Merokok dapat membuat kerusakan ginjal parah.
  • Menurunkan berat badan jika anda kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan membuat ginjal anda bekerja lebih keras. Kehilangan berat badan membantu ginjal anda bertahan lebih lama.

Leave a comment