Apa Saja Tanda-Tanda Penyakit Cacingan Pada Anak?

Cacingan adalah penyakit yang sering dialami oleh balita yang disebabkan karena larva atau karena telur cacing yang masuk ke dalam tubuh. Mengapa telur cacing ini bisa masuk ke dalam tubuh? Hal in disebabkan karena banyak hal, mengingat anak sangat gemar dalam melakukan aktivitas bermain.

Salah satu penyebab mengapa anak bisa mengalami penyakit cacingan adalah karena anak menggenggam tanah yang banyak mengandung telur cacing.

Dan tangan yang sudah terkontaminasi dengan telur cacing tersebut kemudian di pakai untuk mengonsumsi makanan. Masuklah telur cacing tersebut ke dalam tubuhnya dan kemudian mengalami perkembangan dan membentuk pasukan di dalam ususnya.

Gejala Penyakit Cacingan Pada Anak

Gejala penyakit cacingan pada anak adalah ditandai dengan gatal pada dubut dan juga terdapat cacing yang ditemukan di dalam feses saat anak melakukan buang air besar. Tidak nafsu makan dan terlihat tidak bersemangat, kurus, dan perut yang besar, serta sering mengalami sakit perut, mual, muntah-muntah, kembung dan juga mengalami diare.

Gejala penyakit cacingan pada anak bisa mengarah dan menjadi pemicu resiko dari hal seperti penghambatan pada pertumbuhan anak karena kekurangan gizi. Hal ini disebabkan karena pasokan gizi yang sudah dimakan oleh cacing yang ada di dalam perut.

Masalah penyakit anemia, disebabkan karena sel darah merah yang diisap terlebih dahulu oleh cacing, yang paling sering melakukan hal ini adalah cacing tambang. Tingkat kecerdasan yang mengalami gangguan karena aliran darah yang mengantarkan oksigen ke otak mengalami gangguan.

Serta terjadinya penyumbatan di usus, mengalami masalah radang paru, dan juga gangguan hati. Berikut ini beberapa penyebab cacingan pada anak yang mungkin tidak disadari bagi para orang tua:

  1. Tidak menjaga kebersihan anus

Jika anak terkena cacingan, khususnya cacing kremi, umumnya gejala yang ditimbulkan adalah gatal di daerah anus yang sangat mengganggu. Nah bila si kecil menggaruk anusnya yang gatal, telur cacing akan pecah dan larva nantinya akan masuk ke dalam dubur.

Saat digaruk, telur-telur ini bersembunyi di jari dan kuku, sebagian lagi menempel di sprei, bantal atau pakaian. Lewat kontak langsung, telur cacing menular ke orang lain. Lalu siklus cacing dimulai lagi.

  1. Makanan yang terkontaminasi

Cacing bisa berkembang biak akibat telur yang terus menetas. Ada kalanya, telur tersebut hadir melalui media makanan, dan air. Salah satu makanan yang bisa saja terkontaminasi telur cacing adalah daging.

Saat ini, banyak lembaga pengawas makanan yang melakukan sidak ke pasar daging dan kemudian menemukan penjual yang nakal dengan menjual daging sapi terkontaminasi cacing. Itu sebabnya, Anda harus lebih jeli memilih makanan yang disajikan untuk si kecil agar mencegah terinfeksi penyakit cacingan.

  1. Jari yang kotor

Anak-anak suka sekali bermain di tanah. Nah biasanya anak akan mudah terinfeksi cacing setalah bermain kotor-kotoran di tanah basah dan lembab yang di dalamnya terdapat telur atau cacing. Oleh karena itu, Anda harus selalu mengawasi si kecil terutama ketika mereka sedang bermain, karena salah satu penyebab cacingan pada anak adalah jari yang kotor.

Dengan jari yang kotor serta belum dicuci bersih, maka cacing dan telurnya bisa saja masih tertinggal di jari mereka. Kemudian, masuk ke mulut di saat anak makan. Itu sebabnya, amat diajurkan melakukan pembersihan secara teratur terhadap tangan anak, dan kemudian memotong kuku anak Anda minimal seminggu sekali.

  1. Proses memasak yang kurang baik

Jika memasak, maka masaklah makanan hingga matang. Karena, dengan makanan yang masih relatif mentah atau setengah matang, kemungkinan cacing belum mati dan masih bisa berkembang biak dengan bebas. Juga, sebelum Anda memutuskan untuk memasak suatu bahan makanan, pastikan Anda telah mencucinya dengan sangat bersih terutama untuk kategori sayuran serta daging.

Cara Mencegah Penyakit Cacingan Pada Anak

Cara mencegah gejala penyakit cacingan pada anak adalah dengan mengajari mereka untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum dan sesudah makan. Mandi dengan teratur dan mencuci tangan serta kaki jika akan melakukan aktivitas diluar rumah.

Anak juga harus dibiasakan untuk memakai alas kaki saat bermain diluar rumah. Sedangkan hal yang perlu diperhatikan orangtua untuk mencegah cacingan pada anak adalah memasak dengan menggunakan air bersih yang mengalir. Dan membersihkan peralatan untuk masak dan makan bersih.

Leave a comment