Penyakit Cacing Orang Dewasa Yang Akan Dirasakan!

Mungkin anda mengira hanya anak kecil saja yang dapat terkena cacingan. Itu salah, sebetulnya orang dewasa juga dapat terkena cacingan. Karena mungkin banyak orang dewasa yang tidak mengetahui tentang gejala dan penyebab cacingan di tubuh.

Hal ini sebetulnya tidak sampai berdampak dengan kematian, akan tetapi kesehatan penderita cacingan dapat terganggu dan dapat menyebabkan timbul penyakit.

Bagaimana orang dewasa terkena cacingan? Disetiap kita makan mungkin kita tidak mengetahui apakah makanan tersebut higenis atau bersih. Kebanyakan telur cacing biasanya tidak sengaja tertelan bersamaan dengan sayuran atau buah-buahan yang tidak bersih.

Kemudian berkembang di dalam usus manusia dan menyebabkan cacingan. Pada orang dewasa cacing yang umumnya menyerang adalah cacing cambuk (Trichuris trichiura) serta cacing gelang (Ascaris lumbrocoides).

  1. Cacing gelang (Ascaris lumbrocoides)

Berbeda dengan cacing kremi, cacing gelang termasuk berukuran besar mendekati ukuran cacing tanah pada umumnya. Dikenal dengan nama Ascaris. Cacing ini hidup menginfeksi usus kecil maupun usus besar.

Hidup dan berkembang biak di dalam usus manusia. Namun sayangnya, biasanya tidak menunjukkan gejala yang khas, seseorang bisa tahu karena melihat adanya cacing pada tinja atau feses yang keluar.

Gejala cacingan cacing gelang adalah nyeri perut samar, mual muntah, diare atau tinja berdarah, jika jumlahnya banyak dapat menyumbat (obstruksi) usus, batuk kering, berat badan turun dan terdapat cacing pada muntahan atau tinja. Gejala tersebut dapat muncul pada 4 sampai 16 hari setelah menelan larva cacing gelang dan bisa menjadi sangat serius jika infeksi tersebut berasal dari telur yang banyak.

  1. Cacing cambuk (Trichuris trichiura)

Seperti Ascaris, cacing cambuk ini, Trichuris trichiura adalah salah satu nematoda yang umumnya ditularkan melalui tanah. Cacing Dewasa ditandai dengan penampilan ” seperti cambuk “. Trichuris menyebar melalui transmisi dari tangan ke mulut.

Efek dari infeksi cacing cambuk dapat berkisar dari yang relatif tidak berbahaya sampai cukup serius. Infeksi berat cacing cambuk dapat menghasilkan diare berdarah, anemia dan prolaps rektum. Infeksi dengan Ascaris dan Trichuris di Amerika Serikat yang lebih umum di daerah selatan di dengan iklim hangat lembab. Diagnosis didasarkan pada penemuan karakteristik telur yang ada dalam sampel tinja.

Tanda-tanda secara umum jika seseorang terkena cacingan:

  1. Anemia

Beberapa jenis cacing yang hidup di dalam tubuh manusia biasanya akan menyerap sari-sari makanan dan juga darah sehingga mengakibatkan penderita akan mengalami kekurangan darah ditandai dengan badan lemah, lesu dan malas untuk beraktifitas.

  1. Batuk yang tidak sembuh-sembuh

Beberapa jenis cacing dapat hidup didalam paru-paru seseorang sehingga mengakibatkan sipenderita mengalami batuk yang tidak sembuh-sembuh.

  1. Berat badan mengalami penurunan

Cacing yang hidup didalam tubuh manusia akan memakan sari-sari makanan dan gizi pada tubuh si penderita, sehingga si penderita akan mengalami kekurangan gizi, kurus dan perut buncit serta IQ mengalami penurunan, dikarenakan cacing hidup dan berkembang biak di dalam usus maka usus mengalami nyeri dan pembengkakan.

  1. Diare dan nyeri pada perut

Beberapa jenis cacing hidup di dalam saluran pencernaan akan memakan sari-sari makanan sehingga perut akan mengalami nyeri, nafsu makan menjadi hilang dan juga si penderita dapat mengalami diare.

Beberapa cara untuk mencegah penyakit cacingan:

– Biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan.

– Bersihkan makanan seperti buah-buahan sampai bersih sebelum dimakan.

– Masaklah daging sampai matang menghindari larva dalam daging akan masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak.

– Jangan buang air besar disembarang tempat seperti dikali atau di kebun tapi gunakan WC yang bersih.

– Jangan biarkan lalat menghinggapi makanan, karena kemungkinan lalat akan membawa telur cacing pada makanan yang dihinggapinya.

– Minumlah obat cacing yang sudah banyak dijual di toko obat atau apotik sesuai aturan yang sudah disarankan.

– Biasakan untuk selalu menggunakan alas kaki, baik itu sendal atau sepatu saat keluar rumah.

Leave a comment