Penyakit Cacing Menular Melalui Apa?

Infeksi cacing atau biasa disebut dengan penyakit cacingan termasuk dalam infeksi yang di sebabkan oleh parasit. Parasit adalah mahluk kecil yang menyerang tubuh inangnya dengan cara menempelkan diri (baik di luar atau di dalam tubuh) dan mengambil nutrisi daritubuh inangnya.

Pada kasus cacingan, maka cacing tersebut bahkan dapat melemahkantubuh inangnya dan menyebabkan gangguan kesehatan.

Cacingan biasanya terjadi karena kurangnya kesadaran akan kebersihan baik terhadap diri sendiri ataupun terhadap lingkungannya. Cacingan dapat menular melalui larva/telur yang tertelan dan masuk ke dalam tubuh. Cacing merupakan hewan tidak bertulang yang berbentuk lonjong dan panjang yang berawaldari telur/larva hingga berubah menjadi bentuk cacing dewasa.

Proses Penularan Penyakit Cacingan

Siapa saja yang terkena cacingan bisa terjadi karena menelan secara tidak sengaja telur dari cacing kremi. Telur bisa ditemukan dengan mudah kemudian menempel pada tangan atau media apa saja. Ketika telur sampai ke bagian tubuh tertentu maka penyebaran akan dimulai.

Media penyebaran telur cacing kremi sangat banyak dan luas, seperti: tempat tidur, handuk, pakaian tidur, toilet, perlengkapan mandi, makanan, minuman, perlengkapan makan, mainan anak-anak, dapur, meja makan umum, pasir, tanah dan lingkungan sekitar.

Telur yang masuk ke tubuh akan menyerang bagian saluran pencernaan kemudian akan berkembang dalam usus halus. Ketika telur yang sudah menetas berkembang dalam usus kecil maka larva cacing yang sudah berkembang akan masuk ke dalam usus besar dan menjadi parasit.

Ketika cacing sudah ada di dalam usus besar selama 4 sampai 8 minggu maka akan menjadi cacing dewasa yang keluar dari bagian anus. Di bagian inilah cacing akan bertelur dan membuat anak-anak merasa gatal.

Gejala Penyakit Cacingan

Gejala cacingan biasanya memang tidak mudah dikenali karena sulit menyebabkan gejala yang khusus. Anak-anak dan orang tua memang tidak mudah peka terhadap gejala cacingan. Pada awalnya anak yang cacingan akan merasa gatal pada bagian dubur dan membuat mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Gatal biasanya sering terjadi pada malam hari. Namun jika kondisi ini tidak diobati maka bisa menyebabkan gatal pada beberapa bagian kulit, infeksi kulit, sakit perut, mual, muntah dan gangguan nafsu makan.

Berikut adalah jus buah-buahan yang dapat dikonsumsi untuk pengobatan penyakit cacingan:

  1. Jus nanas

Nanas termasuk buah yang mengandung vitamin C super tinggi dan juga kaya dengan serat yang sangat baik untuk meningkatkan fungsi pencernaan. Kemudian jus nanas juga mengandung bromelain yaitu sebuah enzim yang bisa bekerja untuk membunuh cacing kremi, cacing pita dan juga cacing gelang.

Bromelain bisa menjadi senyawa yang membunuh radikal bebas sehingga sangat baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Selain itu juga bisa membantu menurunkan kadar gula berlebihan jika tubuh menderita kelebihan kadar gula atau untuk penderita diabetes. Jus nanas bisa diminum secara rutin, tanpa tambahan gula atau madu.

  1. Jus pisang dan melon

Anda juga bisa minum jus melon dan pisang yang bisa membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan juga membersihkan telur cacing dan cacing dalam perut. Pisang mengandung bahan alami yang bisa memberikan efek pencahar. Ini sangat baik untuk membuang semua cacing dan bibit cacing dalam saluran pencernaan.

Kemudian kandungan oligosakarida dalam melon sangat baik untuk merangsang kontraksi usus. Melon juga mengandung senyawa yang bersifat untuk membunuh bakteri dan kuman karena bersifat sebagai anti protozoa. Anda bisa membuat jus pisang dan melon seperti biasa namun jangan menambahkan air.

  1. Jus delima

Ternyata buah delima juga bisa menjadi obat yang sangat alami untuk penderita cacingan. Buah delima bisa membantu membersihkan usus dan membuang semua parasit lewat feces. Sebenarnya banyak bagian delima yang bisa digunakan untuk mengobati cacingan seperti bagian buah, biji, akar dan juga batang.

Namun jika Anda sulit untuk mendapatkan semua bagian itu maka cukup menggunakan buah delima saja. Anda bisa mencoba untuk membuat jus delima dengan tambahan sedikit air namun tidak menggunakan madu atau gula. Kemudian Anda juga bisa mencoba untuk mengolah kulit delima dengan merebusnya. Minum air rebusan kulit delima selama tiga kali sehari hingga cacingan sembuh.

Berikut adalah cara pencegahan agar terhindar dari penyakit cacingan:

– Mencuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air besar dengan menggunakan air dan sabun.

– Tidak jajan di sembarang tempat, apalagi jajanan yang terbuka.

– Menggunakan air bersih untuk keperluan makan, minum, dan mandi

– Potong kuku anak secara teratur. Kuku panjang bisa menjadi tempat bermukim larva cacing.

– Ajari anak untuk tidak terbiasa memasukkan tangan ke dalam mulutnya. Selalu pakaikan sandal atau sepatu setiap kali anak bermain di luar rumah.

– Mencuci dan memasak makanan dan minuman sebelum dimakan.

– Bilas sayur mentah dengan air mengalir atau mencelupkannya beberapa detik ke dalam air mendidih.

– Memakai alas kaki bila berjalan di tanah, dan memakai sarung tangan bila melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan tanah.

– Menutup makanan dengan tutup saji untuk mencegah debu dan lalat mencemari makanan tersebut.

– Mandi dan membersihkan badan paling sedikit dua kali sehari.

Leave a comment