Penjelasan Tentang Penyakit Asma!

Asma adalah penyebab utama penyakit kronik pada anak, yang menyebabkan sebagian besar hilangnya hari sekolah akibat penyakit kronik. Asma mempunyai awitan pada setiap usia. Sekitar 80-90% anak asma mendapat gejala pertama sebelum usia 4-5 tahun. Pada suatu waktu selama masa anak akan mendapat gejala dan tanda yang sesuai dengan asma.

Kira-kira 2-20% populasi anak dilaporkan pernah menderita asma. Belum ada penyelidikan menyeluruh mengenai angka kejadian asma pada anak Indonesia, namun diperkirakan berkisar antara 5-10%. Di Poliklinik Sub Bagian Paru Anak FKUI-RSCM Jakarta, lebih dari 50% kunjungan merupakan penderita asma.

Berat dan perjalanan asma sulit diramalkan. Sebagian besar anak yang menderita sebagian kecil akan menderita asma berat yang sulit diobati, biasanya lebih bersifat menahun daripada musiman.

Yang menyebabkan ketidakberdayaan dan secara nyata mempengaruhi hari-hari sekolah, aktivitas bermain, dan fungsi sehari-hari. Sungguh merupakan hal yang tidak menyenangkan apabila dalam masa-masa bermain dan beraktivitas, anak-anak terganggu karena penyakit yang diderita.

Mengapa Penyakit Asma Dapat Terjadi?

Penderita asma sering mengalami kesulitan bernapas ketika mereka mendapatkan “pemicu.” Ketika penderita asma memiliki gejala, ini berarti aliran udara terhambat saat masuk dan keluar dari paru-paru yang disebabkan oleh 2 faktor, yaitu:

  1. Lapisan saluran udara menjadi meradang (iritasi, memerah dan bengkak), dan menghasilkan lendir lebih banyak.
  2. Otot-otot yang mengelilingi saluran udara menjadi sensitif, menciut, dan kencang, menyebabkan penyempitan saluran udara.

Kedua faktor ini menyebabkan nafas sulit masuk dan keluar sehingga ANda akan kesulitan bernapas.

Seperti Apa Gejalanya?

Pada seseorang yang mengidap penyakit asma dapat mengalami hal berikut:

  1. Iritasi tenggorokan

Kebanyakan kasus bahwa jika seseorang mengalami iritasi tenggorokan merupakan ciri dari gejala penyakit asma, iritasi pada tenggorokan ini disebabkan karena saluran pernapasan tersumbat lendir.

  1. Sakit Kepala

Kurangnya asupan oksigen ke dalam seluruh tubuh termasuk ke dalam kepala akan menjadikan kepala mudah sakit dan anda juga mungkin akan mudah mengantuk. Hal ini merupakan hal biasa, sebaiknya anda tetap melakukan olah pernafasan saat anda mengalami sakit kepala jangan sedikit-sedikit minum obat yang akan membuat anda menjadi kecanduan bahkan bisa berbahaya dalam jangka panjang.

  1. Dada terasa sakit

Perasaan sakit pada dada bisa saja merupakan salah satu gejala penyakit asma, biasanya berupa perasaan tekanan dan perasaan berat pada dada. Orang yang menderita asma akan merasakan sesak di dada saat asmanya kambuh.

  1. Mudah Lelah

Kondisi mudah lelah sebenarnya merupakan kondisi umum apabila seseorang mengidap penyakit tertentu termasuk juga penyakit asma, jika kadar oksigen dalam tubuh berkurang ini bisa saja kemungkinan karena terganggunya saluran pernapasan.

Penyembuhan Penyakit Asma

Asma bronkial sesungguhnya yaitu sebutan lain untuk penyakit asma yakni pembengkakan dinding saluran pernafasan akut yang kerapkali mengakibatkan serangan sesak napas, dada merasa sesak, nada mengi, serta batuk. Pasien penyakit asma bronkial umumnya bakal diberi obat asma seperti pil serta inhaler oleh dokter.

Pemberian obat tersebut pastinya bergantung pada penyebab, tanda-tanda, serta umur pasien. Obat itu bekerja lewat cara melemaskan otot-otot yang melingkari saluran pernafasan. Akhirnya, saluran napas bisa terbuka lebih lebar serta mempermudah pasien untuk bernapas kembali.

Penyakit asma sebenarnya tidak dapat diatasi atau disembuhkan, sebab penyakit asma bisa sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Ada yang mengalami penyakit asma (Bronchial Asthma) sejak kecil, namun seiring bertambahnya usia maka atau semakin dewasa, asma bisa membaik dan jarang kambuh namun ada juga yang mengalami asma jangka panjang.

Tetapi ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi asma sehingga gejala asma segera menggilang. obat asma bisa gunakan untuk menghentikan penyakit asma (Bronchial Asthma) yang sedang kambuh. selain itu ada juga alat bantu napas seperti inhaler sehingga asma akan segera berakhir.

Penting sekali untuk penderita penyakit asma (Bronchial Asthma) agar tidak sering kambuh lagi, sehingga kesehatan saluran pernapasan akan segera berakhir. Menjaga saluran pernapasan di tempat umum dengan menutupnya menggunakan masker penutup agar asap tidak terhirup secara langsung.

Pening juga menjaga kebersihan lingkungan terutama rumah agar udara selalu bersih dan asma tidak akan sering kambuh. Banyak tanaman akan membuat udara segar, sehingga menanam di rumah juga bagus mencegah asma.

Leave a comment