Pengertian Penyakit Influenza Menurut Ahli!

Influenza atau flu merupakan jenis penyakit menular akibat serangan virus influenza, yang menyerang sistem pernafasan: hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Tingkat keparahan flu beragam, bisa tidak berbahaya (tingkat ringan), berat (cukup parah), bahkan sampai bisa menyebabkan kematian. Masa inkubasinya adalah dua hari dan infeksinya sendiri bisa berlangsung selama satu minggu.

Pada saat ini dikenal 3 tipe virus influenza yakni tipe A, B dan C. Ketiga tipe virus ini dapat dibedakan dengan complement fixation test. Tipe A merupakan virus penyebab influenza yang bersifat epidemik.

Tipe B biasanya hanya menyebabkan penyakit yang lebih ringan dari pada tipe A dan kadang-kadang saja sampai mengakibatkan epidemi. Tipe C adalah tipe yang diragukan patogenitasnya untuk manusia, mungkin hanya menyebabkan gangguan ringan saja.

Influenza virus tipe A kemudian dibagi lagi berdasarkan Surface Hemaglutinin (H) dan Neuramidase (N) antigen. Infulenza virus tipe A mempunyai 15 subtipe H dan 9 N, tetapi hanya H1,H2, H3, N1 dan N2 yang sering menyebabkan penyakit pada manusia.

Influenza virus tipe B dan C mirip, namun H dan N antigennya tidak mempunyai subtipe yang lain. Karena ini keduanya tak mempunyai serotipe yang lain.

Virus A dan B secara morfologi mirip, dan mempunyai lipid envelope dimana terdapat Glikoprotein H dan N. Virus penyebab influenza merupakan suatu orthomyxovirus golongan RNA dan berdasarkan namanya sudah jelas bahwa virus ini mempunyai afinitas untuk myxo atau musin.

Stuktur antigenik virus lnfluenza meliputi antara lain 3 bagian utama berupa: antigen S (atau soluble antigen), hemaglutinin dan neuramidase. Antigen S yang merupakan suatu inti partikel virus yang terdiri atas ribonukleoprotein. Antigen ini bersifat spesifik untuk masing-masing tipe.

Hemaglutinin menonjol keluar dari selubung virus dan memegang peranan pada imunitas terhadap virus. Neuramidase juga menonjol keluar dari selubung virus dan hanya memegang peran yang minim pada imunitas. Selubung inti virus, berlapis matriks protein sebelah dalam dan membran lemak di sebelah luarnya.

Gejala Penyakit Influenza

Beberapa orang biasanya tidak menyadari bahwa mereka terkena flu. Karakteristik flu adalah saat kedatangan secara mendadak demam tinggi, sakit kepala, batuk kering, sakit tenggorokan, nyeri otot, menggigil, berkeringat, kehilangan nafsu makan, nyeri sendi, pilek dan kelelahan berlebihan. Selain itu, beberapa anak mungkin mengalami muntah dan diare.

Pencegahan Penyakit Influenza

Dengan mengetahui penyebab flu, Anda juga dapat melakukan pencegahan penyakit ini. Seperti disebutkan sebelumnya bahwa penyakit flu dapat menyebar melalui batuk dan bersin. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari terserang flu, maka Anda harus menghindari penyebab flu tersebut, misalnya dengan menjauhi orang yang terserang flu.

Atau Anda dapat meminta orang yang terserang flu untuk menggunakan masker. Dengan begitu, penyebab flu berupa virus influenza tak akan menyebar saat orang tersebut bersin atau batuk, begitu pula ketika Anda yang terserang flu, Anda sebaiknya mengenakan masker juga agar penyakit flu tersebut tak menular ke orang lain.

Mandi Air Hangat

Penyebab flu salah satunya karena udara dingin. Oleh karena itu, bagi Anda yang memang tinggal di daerah tempat dingin atau tidak terbiasa dengan udara dingin, ketika mandi gunakan air hangat. Dengan mandi menggunakan air hangat, Anda pun akan merasa nyaman dan relaks. Jadi selain lebih aman dari serangan penyakit flu, Anda pun bisa sekaligus menghilangkan stress.

Tujuan mandi menggunakan air hangat ini, adalah untuk menghindari penyebab flu berupa kedinginan. Apalagi untuk Anda yang memiliki alergi terhadap udara dingin, mandi air hangat benar-benar direkomendasikan.

Tentan Vaksinasi Influenza

Untuk vaksinasi influenza, Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) merekomendasikan sebagai berikut:

  1. Target vaksinasi rutin setiap tahun yakni:

– Grup usia 50 hingga 64 tahun, karena kelompok ini mempunyai prevalansi yang meningkat terhadap penyakit kronis tertentu.

– Grup usia lebih dari 65 tahun, karena merupakan grup usia yang rentan terhadap komplikasi dari influenza, begitu juga mereka yang menderita penyakit kronis tertentu.

– Mereka yang tinggal bersama atau merawat mereka yang berisiko tinggi, seperti pekerja di bidang kesehatan, mereka yang karena pekerjaannya mengharuskan sering kontak dengan orang-orang berisiko tinggi sehingga dapat menularkan influenza kepada mereka yang berisiko tinggi tersebut.

  1. Vaksinasi berguna untuk:

– Mencegah otitis media pada anak-anak.

– Ketidakhadiran di pekerjaan pada orang dewasa.

– Menurunkan angka kunjungan ke dokter pada semua golongan umur.

– Menurunkan angka kejadian penyakit saluran pernafasan yang ada kaitannya dengan influenza.

– Menurunkan angka perawatan di rumah sakit bahkan kematian bagi mereka yang beresiko tinggi.

Vaksinasi rutin tahunan terhadap pekerja kesehatan direkomendasikan mengingat selain berhubungan dengan penuruan angkat ketidakhadiran di pekerjaan juga dapat menurunkan angka kematian di antara pasien-pasien yang dirawat di rumah-rumah perawatan.

Leave a comment