Cara Melakukan Pencegahan Penyakit Influenza Pada Tubuh!

Penyakit influenza adalah salah satu penyakit yang paling sering menjangkiti banyak masyarakat, tak terkecuali masyarakat Indonesia. Saking seringnya, ketika seorang penderita mengalami penyakit ini, maka sudah bukan barang baru bagi orang-orang sekitarnya.

Bahkan tak sedikit orang yang menganggap bahwa penyakit ini bukanlah penyakit langka atau penyakit berbahaya yang perlu diberikan respon yang berlebih. Penyakit ini tentu saja akan membuat si penderita merasa terganggu dengan gejala dan resiko dari serangan penyakit ini.

Selain itu, beberapa hal yang perlu diwaspadai dari sebuah penyakit adalah penyebaran, penularannya dan pencegahan sebelum penyakit ini berkembang dan berubah menjadi penyakit berbahaya yang akan menjalar hingga ke seluruh tubuh sehingga membuat kesehatan semakin terganggu dan pada akhirnya membuat penyakit ini berubah menjadi penyakit lain yang serius yang membutuhkan penanganan serius dari tim medis.

Untuk itulah, salah satu pencegahan paling efektif dari sebuah penyakit adalah dengan menjaga kesehatan dan senantiasa menjalani pola hidup yang sehat. Karena dengan begini, segala penyakit akan dapat dihindari dengan baik.

Jenis Penyakit Influenza

Berikut beberapa penjelasan tentang jenis penyakit influenza:

  1. Virus flu tipe A

Virus tipe A adalah virus yang mampu menginfeksi manusia dan berbagai hewan, seperti burung, babi, kuda, dan beberapa jenis hewan lain. Tetapi burung liar adalah tempat hidup alami dari virus ini.

Tipe virus ini dapat menyebabkan penyakit influenza atau flu menjadi pandemik, atau menginfeksi sebagian besar masyarakat dan menyebar ke berbagai daerah sehingga menyebabkan kejadian luar biasa.

Virus tipe A dibagi menjadi dua berdasarkan jenis protein yang dimilikinya, yaitu hemagglutinin (HA) dan neuraminidase (NA). Saat ini terdapat 15 jenis virus HA dan 9 jenis virus NA yang diketahui.

Banyaknya virus yang ditularkan oleh hewan saat ini, diakibatkan karena hewan-hewan tersebut terinfeksi virus tipe A. Contohnya flu burung yang sempat menjadi wabah dan ditakutkan oleh penduduk dunia.

Tidak hanya itu, virus flu tipe A juga dianggap sebagai virus flu yang paling berbahaya, karena bisa bermutasi dan bergabung dengan virus lain kemudian menjadi tipe virus baru. Penyebaran virus tipe A dapat terjadi melalui kontak tubuh yang terjadi dengan orang yang terinfeksi, melalui air liur penderita, atau tertular ketika penderita bersin.

  1. Virus flu tipe B

Tidak sama seperti virus tipe A, tipe B hanya dapat menginfeksi manusia saja dan biasanya tidak menimbulkan gejala yang parah seperti virus tipe A, tetapi tetap saja berbahaya. Virus tipe B menyebabkan epidemik, yaitu dapat menularkan dan ditularkan, tetapi virus ini tidak menyebabkan penyakit menyebar dengan cepat dan meluas ke daerah lain.

  1. Virus tipe C

Virus tipe C adalah virus dengan tingkat infeksi yang paling rendah dibandingkan dengan jenis virus flu lainnya, sehingga tidak menyebabkan sakit flu yang parah. Selain itu, virus tipe C juga tidak menyebabkan epidemik, yaitu kondisi penyebaran virus yang cepat dari orang ke orang.

Sangat jarang ada pasien yang mengalami komplikasi akibat terinfeksi virus ini, tetapi jika memang virus tipe C tidak ditangani dengan baik maka pasien tersebut berisiko untuk mengalami pneumonia dan bronkitis.

Penyebaran Penyakit Influenza

Meskipun influenza sering terjadi pada musim dingin, iklim tidak secara langsung bertanggung jawab untuk penyebaran. Influenza tidak menyebar melalui cuaca dingin. Karena iklim yang dingin, orang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu tinggal di dalam ruangan dan lain lebih sering berhubungan dengan orang.

Influenza menyebar melalui pernapasan ketika individu bersin atau batuk. Virus influenza ini juga dapat tersimpan pada permukaan seperti pegangan pintu atau mainan anak. Ketika seseorang menyentuh permukaan atau menghirup pernapasan dari orang yang terinfeksi, virus ini akan ditularkan dan inkumbasi selama satu sampai dua hari.

Penanganan Penyakit Influenza

Penanganan dokter tidak dibutuhkanpada sebagian besar kasus flu, karena penyakit ini umumnya bisa sembuh dengan sendirinya. Beberapa langkah pengobatan mandiri yang bisa Anda lakukan di antaranya adalah dengan istirahat secaracukup, banyak minum, danmenjaga tubuh agar tetap hangat.

Anda juga dapat mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen yang dapat dibeli bebas di apotek untuk menurunkan demam serta mengurangi rasa sakit dan pegal. Anda tidak dianjurkan mengonsumsi antibiotik karena obat ini hanya diperuntukkan bagi kondisi yang disebabkan oleh bakteri, sedangkan penyebab flu adalah virus.

Pencegahan Penyakit Influenza

Untuk pencegahan hal yang dapat anda lakukan yaitu:

  1. Flu tak hanya bisa masuk ke dalam tubuh lewat mulut, bisa juga lewat hidung dan mata. Oleh sebab itu, bila Anda habis melakukan kontak langsung dengan penderita flu, hindari menggosok-gosok mata dan hidung untuk mencegah penularannya.
  2. Flu juga bisa menular lewat kontak (sentuhan) tangan orang yang terinfeksi virus flu atau lewat kontak dengan benda yang telah dipegang penderita. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk selalu rajin mencuci tangan dengan sabun agar memperkecil kemungkinan tertular penyakit flu.
  3. Jika Anda terserang flu, sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah untuk mencegah kemungkinan Anda menularkan virus flu ke orang lain di sekitar Anda. Istirahatlah di rumah karena istirahat sangat dibutuhkan bagi tubuh agar bisa pulih kembali.
  4. Rajin mencuci tangan terutama. Jangan sembarangan memasukkan tangan ke mulut. Cucilah tangan dengan benar menggunakan sabun atau alkohol. Gosok-gosok tangan bagian dalam, luar sampai pergelangan tangan dengan sabun selama 15 detik, lalu bilas dengan air bersih.
  5. Hindari (menjauh) dari orang yang terkena flu. Flu merupakan penyakit yang sangat cepat menular lewat udara terutama saat bersin dan batuk. Untuk orang yang sedang flu, sebaiknya menggunakan masker penutup mulut dan hidung agar tidak menyebarkan virus flu ke orang lain. Saat batuk dan bersin, tutup mulut dan hidung menggunakan tisu, lalu buanglah tisu ke tempat sampah setelahnya.

Leave a comment