Operasi Penyakit Katarak

Katarak adalah gangguan penglihatan yang bisa terjadi pada siapa saja, tapi umumnya terjadi pada usia lanjut. Gangguan penglihatan katarak dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti trauma pada mata, racun kimia, perubahan mata karena proses penuaan, dan bawaan dari lahir.

Tujuan dari dilakukannya operasi katarak adalah untuk meningkatkan penglihatan dengan cara menghilangkan lensa yang berkabut pada mata.

Sebelum menyarankan operasi katarak, dokter tentunya akan meminta pasien untuk melakukan tes terlebih dulu demi mendiagnosa dan menentukan benar tidaknya gejala katarak yang dirasakan dan dialami adalah penyakit katarak. Biasanya dokter akan melaksanakan tes yang disebut dengan painless ultrasound test.

Tes ini memanfaatkan gelombang suara ultrasonik dan pasien tak perlu khawatir akan prosesnya karena sama sekali tak akan merasakan sakit ketika menjalaninya. Kemudian ada juga tetes mata yang perlu digunakan oleh pasien sesuai dengan resep dokter yang perlu digunakan 1 sampai 2 hari sebelum menjalani operasi.

Tepat sebelum menjalani operasi katarak, pasien tak diperbolehkan untuk mengonsumsi obat-obatan apapun. Tak hanya obat, mengonsumsi makanan maupun minuman apapun juga dilarang karena pasien harus berpuasa selama 12 jam sebelum menempuh operasi katarak. Ini artinya, perut harus dalam keadaan kosong selama 12 jam tersebut.

Meski tindakan medis seperti operasi ini banyak dihindari, tapi ada kalanya justru operasi merupakan solusi yang bisa menyelesaikan masalah secara lebih ampuh. Kebanyakan orang akan sebisa mungkin menghindari operasi dikarenakan takut rasa sakit dari operasi, apalagi kalau operasi di bagian mata.

Sebetulnya, dengan operasi inilah Anda bisa menghilangkan lapisan katarak yang membuat penglihatan memburuk.

Para dokter ahli bedah akan memulai operasi dengan memberikan terlebih dulu anestesi lokal pada pasien. Anestesi ini adalah pereda nyeri yang menyebabkan mati rasa hanya di sebagian tubuh saja. Tentu saja pemberian obat bius atau anestesi ini tetap ada efek sampingnya. Meski ada potensi efek samping terjadi pada pasien, namun hal tersebut tidaklah begitu berbahaya bagi pasien itu sendiri.

Operasi katarak pada dasarnya merupakan langkah untuk mengganti lensa mata yang sudah keruh. Pada prosesnya, dokter akan menggunakan lensa tanam yang terbuat dari bahan plastik atau disebut juga dengan lensa intra okular atau implan intra okular dan pada metode operasi katarak, ada sejumlah teknik yang Anda perlu tahu sedikit.

– Operasi Katarak Ekstrakapsuler. Jenis operasi katarak ini berfokus pada pembuatan sayatan pada mata yang cukup lebar sehingga lensa keruh pada mata bisa diambil secara total.

Metode ini adalah sebuah cara operasi yang dianjurkan bagi para pasien mata katarak yang lensa matanya sebagian besar telah tertutup oleh katarak. Sesudah operasi, biasanya akan ada obat yang disuntikkan ke area sekitar mata oleh tenaga medis.

– Phacoemulsifikasi. Pada metode operasi ini, dokter pada umumnya akan membuat sayatan yang ukurannya lebih kecil dan dokter melakukannya di area dekat kornea. Setelah itu, ada alat berukuran kecil yang akan dimasukkan.

Dokter kemudian lanjut menghancurkan lensa keruh pengganggu penglihatan pasien dengan memakai getaran ultrasonik. Lensa yang sudah hancur lalu akan dokter sedot keluar memakai alat yang sama. Metode operasi inilah yang sebenarnya paling umum ditempuh oleh para penderita mata katarak dan hasilnya pun tak usah diragukan lagi mampu memberikan yang terbaik.

– Operasi Katarak Intrakapsuler. Metode operasi ini memang tak begitu banyak dilakukan karena sangatlah jarang dipilih oleh dokter. Operasi dengan metode ini memang lebih banyak ditujukan bagi penderita katarak dengan trauma signifikan.

Dokter perlu menciptakan sayatan yang lebih besar ketimbang teknik sebelumnya. Ini karena dengan sayatan yang lebih besar, lensa bisa diangkat bersama dengan kapsul sekitarnya dalam waktu bersamaan.

– Operasi Katarak Bersayatan Minimal. Metode operasi satu ini juga kerap dilakukan untuk penderita katarak yang ukuran kataraknya hanya 1.8 m kurang. Apapun teknik operasinya, dokter tentu lebih tahu dan akan disesuaikan dengan keadaan katarak di mata pasien, jadi pasien tak perlu khawatir apa yang perlu dilakukan.

Leave a comment