Operasi Katarak Untuk Penderita Diabetes

Katarak merupakan penyakit mata dimana terdapat selaput putih pada lensa mata normal. Ia terjadi karena faktor usia, makanan yang tidak sehat, mata kurang perlindungan dari sinar matahari, dan terlambat diobati. Katarak bukan penyakit menular, tetapi tetap harus diantisipasi agar tidak fatal alias memicu kebutaan.

Katarak Pada Penderita Diabetes S.Lutena/Super Lutein nutrisi herbal untuk menjaga kesehatan tubuh secara total dan juga untuk membantu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. S.Lutena/Super Lutein sangat bagus untuk membantu penyembuhan Katarak Pada Penderita Diabetes dan sangat bagus untuk kesehatan tubuh secara total.

DIABETES melitus atau kencing manis merupakan penyakit metabolik. Penyakit ini ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi (hiperglikemia) akibat kurangnya kadar hormon insulin dalam tubuh.

Kadar gula darah yang tinggi secara terus-menerus selama bertahun-tahun dapat menimbulkan komplikasi, terutama pada mata, jantung, dan ginjal.

Komplikasi diabetes pada mata dapat menimbulkan kebutaan, yang sebenarnya dapat dihindari (avoidable blindness) dengan manajemen diabetes yang baik, meliputi diet ketat, olahraga, obat-obatan, mengontrol penyakit penyerta seperti hipertensi dan kadar kolesterol tinggi, serta menghentikan kebiasaan merokok.

Penyakit diabetes (kencing manis) bisa menyebabkan berbagai gangguan mata yang serius, diantaranya katarak, glaukoma, retinopati dan mata rabun yang sangat parah. Oleh karena itu, apabila Anda menderita diabetes, selain kami memberikan obat herbal untuk mengatasi masalah mata Anda, (apabila diperlukan) kami juga memberi obat herbal untuk mengatasi diabetes.

Gangguan penglihatan karena diabetes biasanya menyebabkan lensa mata keruh, kekentalan cairan bola mata yang berubah-ubah dimana penderita mengalami perubahan ukuran yang cukup drastis dalam tempo atau waktu yang cukup cepat.

Misalkan hari ini diketahui ukuran refraksinya -2 mengalami diabetes sampai tingkat 200 maka dalam tempo 3 hari ketika tingkat gula darahnya turun sampai level 150 biasanya ukuran refraksi akan drastis berubah secara tidak menentu, misalkan menjadi +1 atau -0,5.

Ada beberapa cara untuk mengobati katarak. Cara yang sudah dikenal luas untuk mengatasi katarak adalah dengan operasi. Operasi katarak dilakukan dengan mengeluarkan lensa mata yang keruh, kemudian menggantinya dengan lensa buatan.

Tidak semua jenis katarak bisa diselesaikan dengan operasi. Kadang, operasi katarak juga gagal memperbaiki mata pasien. Setidaknya 1 dari 9 hasil operasi katarak tidak sesuai dengan harapan.

Namun bukan berarti Anda harus takut dengan operasi katarak. Periksakan mata Anda ke dokter mata yang Anda percaya dan bertanyalah dengan detail berapa tingkat keberhasilan operasi dan apa efek sampingnya jika Anda melakukan operasi katarak.

Jika Anda masih takut operasi katarak, maka Anda bisa mempertimbangkan Obat Terapi Mata Alami yang bisa menyembuhkan katarak tanpa operasi dan aman. Operasi katarak dilakukan di rumah sakit atau pada fasilitas kesehatan mata lainnya. Operasi berlangsung singkat, dan biasanya penderita tidak perlu menjalani rawat inap. Saat ini, setidaknya ada tiga macam teknik operasi katarak, yaitu:

  1. Fakoemulsifikasi

Teknik operasi ini paling banyak digunakan. Keuntungannya adalah lama operasi lebih singkat, yaitu kurang dari 30 menit. Selain itu, membutuhkan obat pemati rasa lebih sedikit dan tidak perlu penjahitan.

Pada fakoemulsifikasi, dengan menggunakan mikroskop operasi, ahli bedah mata akan melakukan sayatan yang sangat kecil pada permukaan mata, dekat dengan kornea. Kemudian, melalui sayatan tersebut dimasukkan bilah ultrasonik. Bilah tersebut akan bergetar dan menghancurkan lensa mata yang telah mengeruh.

Lensa yang telah hancur berkeping-keping kemudian diisap keluar, juga melalui bilah ultrasonik tersebut. Setelah semua sisa lensa dikeluarkan, dipasang sebuah lensa buatan pada posisi yang sama dengan posisi lensa mata sebelumnya.

  1. Pembedahan ekstrakapsuler

Cara ini umumnya dilakukan pada katarak yang sudah parah, dimana lensa mata sangat keruh sehingga sulit dihancurkan dengan teknik fakoemulsifikasi. Selain itu, juga dilakukan pada tempat-tempat dimana teknologi fakoemulsifikasi tidak tersedia. Teknik ini membutuhkan sayatan yang lebih lebar, karena lensa harus dikeluarkan dalam keadaan utuh.

Setelah lensa dikeluarkan, lensa buatan dipasang untuk menggantikan lensa asli, tepat di posisi semula. Teknik ini membutuhkan penjahitan untuk menutup luka. Selain itu perlu penyuntikan obat pemati rasa di sekitar mata.

  1. Pembedahan intrakapsuler

Teknik ini membutuhkan sayatan yang lebih besar lagi dibandingkan dengan teknik ekstrakapsuler. Pada teknik ini, ahli bedah akan mengeluarkan lensa mata beserta selubungnya.

Berbeda dengan kedua teknik sebelumnya, pemasangan lensa mata buatan pada teknik pembedahan intrakapsuler bukan pada tempat lensa mata sebelumnya, tapi ditempat lain yaitu di depan iris. Teknik ini sudah jarang digunakan. Walaupun demikian, masih dilakukan pada kasus trauma mata yang berat.

Leave a comment