Obat Herbal Katarak

Penyakit pasti ada obatnya baik menggunakan obat modern atau obat tradisional, Tanaman obat untuk mata katarak dilakukan dengan cara tradisional, penting kita kenal dan kita rawat tanaman-tanaman yang dapat bermanfaat untuk dirikita sendiri dan orang lain.

Katarak bisa terjadi karena lensa alami mata menjadi keruh atau berkabut, yang dapat mengakibatkan kehilangan pengelihatan. Salah satu penyakit mata kronis ini merupakan salah satu penyebab paling paling umum yang diderita orang pada umur diatas usia 40 tahun dan merupakan penyebab kebutaan khususnya di indonesia.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mata katarak dapat berkembang dapat terjadi karena mata berulang kali terkena radiasi: sinar yang dipancarkan oleh komputer, handphone dsb dan sinar Ultraviolet.

Antioksidan merupakan molekul yang dapat menjaga enzim dari berbagai sel dan kerusakan dan jarimgan pada retina. Terutama adalah vitamin c, glutathione, vitamin E (tokoferol), dan berbagai karotenoid yang hadir dalam jaringan lensa dan cairan yang mengelilinginya.

Lutein salah satu jenis karatenoid tersebut. Ini adalah komponen yang utama dari oranye dan pigmen yang bisa kita temukan dalam banyak tanaman, buah-buahan dan sayuran seperti: jagung, mangga, wortel, ubi jalar, tomat dan sayuran hijau seperti sawi, kangkung dan sayuran hijau lainnya.

Ada bukti yang baik bahwa lutein yang terdapat dalam makanan dapat membantu melindungi kita terhadap mata katarak dan degenerasi makula, gangguan mata lainnya yang berkaitan dengan faktor usia.

Karotenoid dan Lutein lain, zexanthin membantu meyerap cahaya biru sinar ultraviolet, komponen berbahaya lainnya dari matahari dan membentuk pigmen kuning retina.

Selain itu, ada beberapa tumbuhan yang mengandung komponen atau antioksidan lain yang juga dapat membantu memperlambat prosess oksidasi pada penderita mata katarak.

  1. Daun Sirih (Piper Betle)

Daun sirih merupakan tanaman asli indenoseia yang hidup bersandar dengan pohon lain atau merambat. Hampir semua orang dari kita sudah mengenal apa itu daun sirih, daun berwarna hija dengan tulang yang ada ditengahnya.

Daun sirih sendiri terbagi dari beberapa jenis ada yang berwarna hijau yang bisa disebut dengan nama sirih hijau dan ada yang berwarna merah yang biasa disebut dengan sirih merah.

Khasiat daun sirih sudah lama dikenal bangsa indonesia yang merupakan negara tropis dari zaman nenek moyang sebagai tumbuhan obat. Banyak khasiat yang dapat kita peroleh dari daun sirih diantaranya yaitu mengobati sakit mata katarak, rabun, baik rabun dekat maupun rabun jauh.

Cara membuat ramuan Daun Sirih:

  1. Siapkan daun sirih bisa merah bisa hijau yang masih muda dan segar ambil 3-5 lembar daun
  2. Cuci daun sampai bersih, namun jangan sampai melukai daun tersebut
  3. Rebus daun sirih sampai mendidih
  4. Setelah mendidih dinginkan dan masukkan ke dalam wadah bisa mangkuk, baskom dsbg.
  5. Setelah dirasa dingin muka/mata kedalam wadah tersebut (ditenggelamkan) dan mata dikedip-kedipkan.
  6. Ki Tolod (Isotoma longiflora)

Tanaman ki tolod merupakan tanaman obat terna tegak yang tingginya bisa mencapai 60 cm, yang memiliki kandungan senyawa alkaloid yaitu lobelin, isotomin serta lebelamin. Daunnya mempunyai kandungan alkaloid, flavonoid, polifenol serta saponin.

Tumbuh bercabang dari pangkalnya dan bergetah putih dengan rasa tajam yang getahnya beracun, namun bagian tanaman yang lain mempunyai antikanker (antineoplasmik), antiradang (antiflasmasi), yang bermanfaat untuk menyingkirkan nyeri dan menghentikan pendarahan.

Daunnya tunggal, helaian daunnya berbentuk lanset, duduk, dengan ujungnya yang runcing, pangkalnya menyepit, tepi daun bergerigi sampai melekuk dan berwarna hijau. Tumbuhan ini bisa kita temui di daerah sunda dan jawa.

Cara membuat ramuan Ki Tolod:

  1. Siapkan bunga ki tolod 3-5 tangkai
  2. Masukkan kedalam gelas yang berisih air bersih, lalu diamkan ± 5 menit
  3. Ambil, lalu teteskan ujung tangkai bunga ki tolod pada bagian mata yang sakit, masing-masing dua tetes.
  4. Ada efek pada saat menggunakan mata terasa perih dan sepatm, Namun itu hanya sebentar, kemudian lakukan hal tersebut berulang mimimal 3x sehari.
  5. Rumput Mutiara (Hedyotis Corymbosa (L.) Lamk )

Tanaman obat rumput mutiara merupakan tanaman rumput liar yang biasa di kenal dengan nama rumput siku-siku, rumput ini tumbuh subur di tanah yang lembap, di kebun kosong yang basah, pinggir jalan, halaman rumah, dan di selokan.

Tanaman rumput mutiara sudah di kenal dari zaman dulu sebagai tanaman obat yang dimanfaatkan di india, china dan asia tenggara untuk mengobati berbagai jenis penyakit, khususnya penyakit mata katarak.

Tanaman ini juga dapat digunakan untuk menghilangkan sumbatan-sumbatan dalam sistem pembuluh darah halus yang dapat menghambat aliran darah. Dengan mengkonsumsi tanaman ini, aliran darah akan menjadi lancar

Ramuan obat alami rumput mutiara dapat untuk menyembuhkan pembuluh darah pada mata, jika pembuluh darah pada mata lancar maka penyakit-penyakit mata diminimalizir.

  1. Cara membuat ramuan Rumput Mutiara:
  2. Siapkan 30 gram daun rumput mutiara
  3. Cuci bersih rumput tersebut agar bersih dari tanah atau lumpur
  4. Rebus daun mutiara dalam dua gelas air
  5. Air rebusannya dimunum 3 kali sehari masing-masing dua gelas.
  6. Daun dewa (Gynura Divaricata)

Di china dikenal dengan sebutan samsit, tanaman ini mempunyai tinggi sekitar 30-40 cm, merupakan tumbuhan tegak, batang daun lunak pendek berbentuk segilima, dengan penanmpangnya berbentuk lonjong dan berambut pada sisi luar.

Daun dewa sudah dikenal lama sebagai obat tradisional untuk penyakit mata dan juga untuk menurunkan kolestrol tinggi, Selain itu daun dewa juga dapat menghancurkan penyumbatan di pembuluh darah sehingga darah mejadi lancar.

Bagi penderita sakit mata yang pernah mengalami musibah atau kecelakaan pada bagian kepala, bisa menggunakan obat yang terbuat dari daun dewa yang dikombinasikan dengan umbi dewa.

Cara membuat ramuan dari daun dewa:

  1. Siapkan 3-5 lembar daun dewa
  2. Cuci bersih daun dewa dari lumpur atau tanah yang menempel
  3. Tambahkan dengan 15- 30 gram umbi jalar dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas.
  4. Rebus hingga mendidih
  5. Bila sudah mendidih dinginkan, lalu air rebusannya diminum 2-3 kali dalam sehari.
  6. Daun Sendok (Plantago Major)

Tanaman daun sendok yang banyak kita jumpai di indonesia khusunya di pulau jawa, di jawa sendiri tanaman ini disebut dengan nama ki urat.

Tanaman daun sendok sebagai obat memiliki banyak manfaat salah satunya dapat digunakan sebagai anti radang, peluruh dahak, melancarkan air kemih, menghentikan batuk, memperbaiki pengelihatan dan menormalkamn aktivitas hati yang berlebihan.

Kandungan-kandungan kimia yang terdapat dalam daun sendok diantaranya polifenol dan flavonoid disamping itu daunnya juga mengandung asam sitrat, vitamin c dll. dari kandungan – kandungan yang dimilikinya maka daun sendok dapat mengobati berbagai pnyakit pada mata khusunya katarak.

Cara membuat ramuan daun sendok sebagai berikut:

  1. Siapkan setengah genggam daun sendok
  2. Cuci bersih hingga bersih dari tanah dan lumpur
  3. Rebus daun sendok dalam 3 gelas air hingga tersisa 2/4 gelas
  4. Air rebusan di saring, lalu diminum 3 kali dalam sehari
  5. Masing masing 3/4 gelas
  6. Sebelum diminum lebih baiknya ramuan obat dicampur dengan madu
  7. Boroco (Sansevieria Hyacinthoides)

Tanaman obat katarak Broco dikenal juga dengan nama bayam kucing karena bentuknya bunganya yang mirip kumis kucing. Tanaman ini cukup populer sebagai tanaman hias bagian dalam rumah karena tanaman ini bisa tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari.

Namun tanaman Boroco tidak hanya dikenal sebagai tanaman hias, tapi dikenal juga memeiliki banyak manfaat untuk menyembuhkan mata rabun, menyuburkan rambut, mengobati wasir, diabetes, dan kanker ganas.

Cara membuat ramuan dari tanaman boroco adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan 10-30 gram biji boroco
  2. Cuci bersih hingga bersih dari lumpur atau tanah
  3. Rebus dengan air secukupnya
  4. Air rebusannya digunakan untuk merimbang mata 2-3 kali sehari.

Leave a comment