Komplikasi Penyakit Hemoroid Yang Dapat Terjadi!

Hemoroid adalah pembengkakan pembuluh darah di area rektum. Vena hemoroid terletak di daerah terendah dari rektum dan anus. Kadang-kadang vena tersebut membengkak sehingga dinding pembuluh darah menjadi liat, tipis, dan sakit ketika terlewati feses/tinja. Hemoroid diklasifikasikan ke dalam dua kategori umum yaitu hemoroid internal dan eksternal.

Hemoroid internal terletak cukup jauh di dalam rektum sehingga tidak dapat terlihat atau dirasakan. Hemoroid internal biasanya tidak terluka karena ada beberapa saraf nyeri di rektum. Perdarahan mungkin satu-satunya tanda bahwa mereka berada di sana. Kadang-kadang hemroid internal menjadi prolaps, atau membesar dan menonjol keluar sfingter anal.

Ketika ini terjadi, penderita mungkin dapat melihat atau merasakan vena hemoroid interna ini sebagai suatu bantalan kulit mukosa merah muda yang menonjol dari daerah sekitarnya. Hemoroid yang prolaps dapat terluka.

Hemoroid internal yang prolaps dalam stadium awal masih dapat masuk ke dalam rektum sendiri; jika stadiumnya meningkat, maka seringkali penderita perlu memasukkan kembali hemoroid interna dengan cara lembut didorong kembali ke tempatnya sampai pada stadium akhir ketika hemoroid benar-benar tidak mampu didorong masuk kembali, itu artinya sudah mencapai stadium akhir.

Hemoroid eksternal terletak dalam anus dan biasanya menyakitkan. Jika prolaps hemoroid eksternal menuju keluar, penderita dapat melihat dan merasakannya. Gumpalan darah kadang-kadang terbentuk, menyebabkan kondisi yang sangat menyakitkan disebut trombosis.

Jika hemoroid eksternal mengalami trombosis, maka warnanya berubah ungu atau biru, dan mungkin bisa berdarah. Meskipun penampakannya menyeramkan, hemoroid yang mengalami trombosis ini biasanya bukanlah sesuatu yang serius, tetapi terasa sangat menyakitkan.

Hemoroid yang mengalami trombosis ini akan reda sendiri dalam beberapa minggu. Jika rasa sakit tak tertahankan, kunjungi dokter untuk menghentikan rasa sakit.

Cara Mengetahui Gejala Awal Hemoroid

Cara mengetahui gejala awal munculnya wasir atau ambeien terbagi menjadi 4 stadium:

– Stadium 1: tonjolan masih kecil dan belum keluar. Gejalanya darah menetes setiap selesai buang air besar.

– Stadium 2: tonjolan sudah keluar dengan ukuran sedang. Dengan gejala jika selesai buang air besar, tonjolan keluar namun akan masuk kembali saat penderita berdiri.

– Stadium 3: ukuran tonjolan sudah lebih besar. Gejalanya selesai buang air besar tonjolan keluar dan tidak akan masuk lagi kecuali didorong dengan tangan.

– Stadium 4: tonjolan sudah sebesar bola tenis. Tonjolan ini tidak dapat masuk kembali meski sudah didorong dan harus dioperasi. Pada wasir luar, kulit sudah menutupi pembuluh darah dan berada di luar anus hingga gampang terlihat. Gejala umum wasir luar adalah rasa sakit atau nyeri dikarenakan pembuluh darah yang pecah. Darah yang pecah tidak keluar namun berkumpul menjadi trombus atau darah beku.

Komplikasi Penyakit Hemoroid

Walaupun seringkali ringan, namun hemoroid dapat menimbulkan komplikasi, diantaranya:

  1. Strangulasi hemoroid

Jika suplai darah ke wasir interna terputus, karena terjepit, akan menyebabkan rasa sakit yang hebat dan menyebabkan kematian jaringan ( gangren ).

  1. Anemia

Terjadi karena perdarahan yang terus menerus sehingga tubuh kekurangan darah merah, akibatnya akan menimbulkan kelelahan dan kelemahan.

Penangan Penyakit Hemeroid

BAB berdarah adalah gejala wasir yang paling sering. Tapi BAB berdarah dapat terjadi karena penyakit lainnya, termasuk kanker kolorektal dan kanker dubur. Oleh karena itu periksalah ke dokter ketika mengalami BAB berdarah.

Jika gejala ambeien yang Anda alami mulai berpengaruh pada kebiasaan buang air besar atau jika darah berwarna kehitaman, banyak dan berlangsung lama, adanya gumpalan darah, atau darah bercampur dengan tinja, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Segera ke UGD jika mengalami perdarahan yang hebat dengan gejala penglihatn kunang-kunang, sempoyongan, pusing atau pingsan.

Leave a comment