Kamu Harus Tau Tentang Pengertian Penyakit Ginjal!

Ginjal adalah sepasang organ retroperitoneal yang integral dengan homeostasis tubuh dalam mempertahankan keseimbangan fisika dan kimia. Ginjal menyekresi hormon dan enzim yang membantu pengaturan produksi eritrosit, tekanan darah serta metabolisme kalsium dan fosfor.

Ginjal membuang sisa metabolism dan menyesuaikan ekskresi air daan pelarut. Ginjal mengatur cairan tubuh, asiditas, dan elektrolit sehingga mempertahankan komposisi cairan yang normal.

Penyebab Penyakit Ginjal

Berikut ini penyebab penyakit ginjal yang harus diwaspadai, antara lain:

  1. Kurang Cairan / Dehidrasi

Dehidrasi merupakan penyebab sakit ginjal nomor satu. Beberapa hal yang dapat menyebabkan dehidrasi adalah diare (BAB lebih dari 3x sehari), perdarahan yang banyak, muntah-muntah hebat dan demam tinggi.

Seseorang yang menderita keadaan di atas tidak boleh kurang minum karena dapat memperparah keadaan dehidrasinya.

  1. Luka Bakar

Penyebab sakit ginjal kali ini adalah luka bakar yang luas, biasanya lebih dari 30% luas tubuh. Luka bakar akan merusak kulit sehingga kulit tidak dapat menjalani fungsinya dengan optimal.

Hal ini rentan menyebabkan air mudah menguap dari kulit yang terbakar sehingga rentan menyebabkan terjadinya gagal ginjal.

  1. Beberapa Macam Obat

Jenis obat tertentu membuat rentan menderita gagal ginjal akut. Tidak semua obat dapat menyebabkan sakit ginjal. Obat yang dimaksud di sini adalah obat penahan nyeri, obat kanker, beberapa macam antibiotik dan obat anti darah tinggi.

Penggunaan obat ini menjadi lebih berisiko bila dimakan secara bersamaan pada saat tubuh kekurangan cairan. Namun jangan takut mengkonsumsi obat ini bila sudah berkonsultasi dengan dokter.

  1. Infeksi

Contoh penyakit infeksi yang menjadi penyebab sakit ginjal adalah malaria, demam berdarah dengue dan leptospirosis.

Keadaan infeksi ini dapat sedemikian rupa membuat tubuh menjadi dehidrasi serta merusak ginjal secara langsung hingga menyebabkan gagal ginjal. Maka, bila Anda menderita sakit di atas jangan ragu membawa diri Anda ke rumah sakit.

Gejala Penyakit Ginjal

Berikut ini gejala penyakit ginjal yang harus diwaspadai, antara lain:

  1. Tidak Bisa Konsentrasi

Pada penderita ginjal akan sulit sekali untuk konsentrasi. Bahkan untuk waktu yang sebentar saja dia tidak bisa untuk konsentrasi. Sulit konsentrasi itu disebabkan oleh anemia yang diderita oleh penderita ginjal.

Asupan oksigen yang tidak cukup atau sedikit dan juga sedikitnya sel darah merah di otak membuat penderita penyakit ginjal sulit untuk melakukan konsentrasi.

  1. Memiliki Nafas Pendek-Pendek

Pada manusia normal menghirup udara dan mengeluarkan udara di dalam tubuhnya bisa dengan jangka waktu sekitar 3 detik.

Namun pada penderita ginjal, menghirup udara dan mengelurakan udara membutuhkan waktu kurang dari 3 detik sehingga dia cenderung memiliki nafas yang pendek-pendek.

  1. Pucat

Produksi sel darah merah yang sedikit di dalam tubuh bisa menyebabkan memiliki kulit tubuh yang pucat. Coba lihat telapak tangan anda, apakah telapak tangan anda berwarna pucat atau kemerah-merahan. Jika telapak tangan anda pucat bisa jadi anda sedang terkena anemia.

  1. Menggigil

Orang yang menderita penyakit ginjal akan merasakan kedinginan kemudian menggigil. Jika anda merasakan hal seperti itu padahal cuaca sedang tidak dingin bisa jadi anda terkena batu ginjal. Orang yang terkena penyakit gangguan ginjal akan terkena anemia, anemia itulah yang menyebabkan penderita ginjal akan merasakan kedinginan.

Diagnosa Penyakit Ginjal

Seorang Dokter setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda serta gejala yang timbul, untuk menentukan adanya/terjadinya kegagalan fungsi ginjal maka Beliau akan melakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada kemungkinan pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal.

Apabila dicurigai terjadinya kerusakan fungsi ginjal, maka penderita akan dikonsultasikan kepada seorang ahli ginjal (Nephrologist).

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium baik darah ataupun urine guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium/kalium. Pada kasus-kasus tertentu tim medis mungkin melakukan pemasangan selang kateter kedalam kantong urine (bladder) untuk mengeluarkan urine.

Bila diperlukan, Tim medis akan menyarankan pemeriksaan pengambilan gambar struktur ginjal dengan metode Ultrasound, Computed tomography (CT) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans. Bahkan ada kemungkinan dilakukannya tindakan biopsy, yaitu pengambilan contoh (sample) jaringan ginjal.

 

Leave a comment