Gejala Sakit Thypoid Yang Harus Kamu Tau!

Penyakit thypoid merupakan suatu penyakit infeksi. Maksudnya, penyakit ini timbul karena masuknya bakteri, tepatnya bakteri Salmonella typhi ke dalam tubuh penderitanya. Biasanya, kuman ini ditemukan di tinja penderita thypoid yang mencemari makanan atau minuman yang tidak bersih.

Kuman Salmonella ini akan masuk melalui mulut, melewati lambung hingga akhirnya ke usus halus, dimana di sana ia akan turut serta aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Gejala sakit thypoid sangat penting untuk diketahui. Berikut adalah gejalanya:

  1. Nadi terasa lemah

Dengan adanya infeksi bakteri salmoella typhi yang bersifat toksik turut mempengaruhi sistem kerja jantung dimana denyutnya menjadi lebih lambat. Kondisi ini dapat dideteksi dengan melambatnya pembuluh nadi/arteri. Keadaan ini juga dapat menyebabkan penderitanya mudah lelah karena pasokan nutrisi ke seluruh jaringan menjadi berkurang.

Oleh karena itu perlu dipantau tanda-tanda vital penderita thypoid termasuk denyut nadi dan tekanan darahnya jangan sampai ngedrop karena dapat berpotensi menimbulkan syok.

  1. Lidah kotor

Terjadinya proses inflamasi pada penyakit thypoid, menimbulkan gejalagejala thypoid yang cukup khas yaitu berupa lidah yang terlihat kotor/berwarna putih.

Keadaan ini dapat dilihat dengan jelas di cermin, karena terjadi perbedaan yang sangat mencolok antara bagian pinggir lidah yang berwarna merah sedangkan pada bagian tengahnya berwarna pucat/putih. Pada bagian tengah lidah biasanya juga terasa tebal.

  1. Badan terasa tidak nyaman

Pada awal proses infeksi bakteri salmonella typhi di dalam usus halus, pada umumnya terjadi gejala sakit thypoid berupa rasa tidak nyaman pada badan. Rasa tidak nyaman ini berupa nyeri otot, badan lemah, letih, lesu, dan menurunnya gairah/semangat.

Penderita biasanya merasa mudah lelah walaupun tidak sedang melakukan aktifitas yang berat. Pada umumnya penderita enggan untuk melakukan aktifitas dan lebih memilih untuk berbaring di tempat tidur.

  1. Peningkatan suhu tubuh

Peningkatan suhu tubuh atau panas tinggi merupakan gejala sakit thypoid yang paling lazim ditemui. Hal ini dikarenakan adanya peradangan yang ditimbulkan oleh bakteri salmonella typhi yang menimbulkan respon tubuh berupa panas tinggi/demam. Demam pada penyakit thypoid dapat terjadi naik turun, puncak demam biasanya terjadi pada malam hari.

Suhu tubuh berkisar antara 38,5°C sampai 40°C. Jika terjadi demam, pertolongan pertama yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan kompres pada penderita atau memberikan obat penurun panas. Berikanlah minum sebanyak-banyaknya, sebab selain dapat menurunkan panas, banyak minum air putih juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan kuman penyakit.

  1. Pusing kepala

Pusing pada kepala merupakan gejala sakit thypoid yang biasanya datang menyertai demam. Pusing diakibatkan oleh adanya proses infeksi yang mempengaruhi syaraf menuju otak sehingga menimbulkan nyeri kepala/pusing. Pusing ini juga dapat terjadi hilang timbul. Agar pusing berkurang maka sebaiknya penderita banyak beristirahat di tempat tidur dan dapat mengkonsumsi obat pereda sakit kepala.

  1. Perut sakit

Gejala sakit thypoid yang berikutnya yaitu sakit pada perut. Sakit pada perut ini biasanya terjadi pada perut sebelah kiri. Hal ini terjadi karena proses infeksi dan inflamasi bakteri di usus halus sehingga menimbulkan gejala perut sakit. Pada beberapa kasus, penderita dapat mengalami mual atau muntah. Sensasi yang dirasakan biasanya berupa nyeri seperti ditusuk-tusuk.

  1. Terjadi diare atau konstipasi

Pada penderita dapat terjadi gejala sakit thypoid berupa diare atau sebaliknya terjadi sembelit/konstipasi. Peradangan pada usus halus oleh bakteri salmonella typhi dapat mengganggu kinerja usus dalam mencerna makanan sehingga timbul respon tubuh berupa diare atau terjadinya konstipasi.

Jika gejala ini terjadi maka penderita sebaiknya diberi minum air yang banyak. Pemberian minum yang banyak ini ditujukan untuk mencegah dehidrasi akibat potensi kekurangan cairan serta melancarkan pencernaan apabila terjadi sembelit/konstipasi.

  1. Nafsu makan menurun

Penderita thypoid biasanya juga terjadi penurunan nafsu makan. Gejala sakit thypoid ini juga terjadi pada proses infeksi bakteri pada umumnya, terlebih lagi pada penyakit thypoid yang diserang adalah organ bagian pencernaan. Peradangan ini tentunya menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut, mulut terasa pahit, apalagi jika ditambah mual dan muntah.

Pastinya penderita akan lebih tidak mempunyai nafsu makan. Jika terdapat gejala ini, maka sebaiknya pada penderita tetap diberikan asupan makanan sekalipun hanya sedikit.

Berilah makanan dengan tekstur yang lembut misalnya bubur, sehingga mudah dicerna oleh sistem pencernaan dan tidak memperberat kerja usus yang sedang mengalami peradangan. Hindari makanan yang pedas dan asam karena dapat menyebabkan infeksi bertambah parah.

Komplikasi serius yang mungkin terjadi akibat thypoid adalah pendarahan yang biasanya muncul pada minggu ketiga. Selain itu, terjadi pula pendarahan usus yang ditandai dengan penurunan tekanan darah, yang diikuti dengan munculnya darah pada tinja. Kematian akibat thypoid dapat terjadi akibatinfeksi berat, pneumonia, perdarahan usus, atau perforasi usus.

Selain itu, berikut adalah beberapa komplikasi yang mungkin terjadi saat menderita thypoid:

– Permasalahan mental seperti halusinasi, paranoid dan delirium.

– Pneumonia.

– Infeksi ginjal atau kandung kemih.

– Infeksi tulang belakang (osteomyelitis).

– Pembengkakan pada pancreas.

– Pembengkakan pada otot jantung.

– Infeksi dan pembengkakan pada membran (meningitis).

Leave a comment