Gejala Penyakit Bronkitis Yang Selalu Dirasakan Oleh Perempuan Dan Bagai Mana Cara Penyembuhannya!

Bronkitis adalah salah satu penyakit yang menyerang sistem pernapasan manusia. Lebih lengkapnya, brokitis merupakan infeksi pada saluran pernafasan atau lebih tepatnya infeksi pada paru-paru yang mengakibatkan peradangan pada saluran tersebut. Ada dua jenis bronkitis, pertama adalah bronkitis akut dan yang kedua adalah bronkitis kronis.

Bronkitis akut merupakan bronkitis yag bertahan selama 2 sampai 3 minggu. Bronkitis akut tersebut merupakan salah satu infeksi pada sistem pernafasan yang paling umum terjadi dan biasanya menyerang anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun.

Sementara itu, bronkitis kronis adalah bronkitis yang bertahan setidaknya selama 3 bulan dalam satu tahun dan dapat berulang pada tahun-tahun berikutnya. Bronkitis kronis tersebut biasanya menyerang orang-orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun.

Penyakit bronkitis adalah penyakit yang terjadi pada bagian bronkus yang mengalami penyempitan pernafasan. Penyebab nya sangat banyak sekali jika kita sedang mengalami penyakit bronkitis. Penyakit ini ada yang bersifat akut atau kronis. Diantara kronis atau akut paling parah adalah akut karena bersifat menetap.

Jangan pernah menyepelehkan tentang penyakit ini, karena bisa menimbulkan kebahayaan, bagi yang tidak bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan baik dan benar. Penyebab bronkitis berhubungan dengan udara yang kotor, seperti debu, asap dan rokok.

Jika kita membahas tentang rokok, ini sangat banyak sekali yang dapat mengakibatkan dengan berbagai macam. Dari mulai asma, hipertensi, jantung, kanker paru paru dan gangguan pada kehamilan. Itulah negatif dari rokok.

Gejala Penyakit Bronkitis

Gejala dari penyakit bronkitis adalah:

– Mengi ringan.

– Mengalami demam.

– Menggigil dan lemas atau perasaan yang tidak nyaman dan merasa gelisah.

– Batuk yang keuungkinan produktif ditandai dengan warna lendir kuning serta keabu-abuan, dan bukan lendir warna jernih atau juga kering.

– Sesak nafas, apalagi setelah melakukan aktivitas fisik.

Diagnosis Penyakit Bronkitis

Setelah bertanya tentang gejala, dokter akan menggunakan stetoskop untuk mendengarkan paru-paru saat Anda bernapas. Tes lebih lanjut juga akan direkomendasikan:

– Tes dahak: dahak adalah lendir yang Anda keluarkan dari dalam paru-paru saat batuk. Tes dahak dapat menentukan apakah Anda memang terinfeksi virus.

– Tes fungsi paru-paru berguna untuk mengukur jumlah udara yang paru-paru Anda bisa simpan dan seberapa cepat Anda bisa mengeluarkan udara dari dalam paru-paru. Selain itu, tes ini bisa memeriksa tanda asma atau emfisema.

– X-ray bisa menunjukkan alasan Anda memiliki gejala di atas.

Komplikasi Penyakit Bronkitis

Salah satu dari beberapa komplikasi pada penyakit bronkitis pada anak maupun dewasa yang sering kali terjadi adalah pneumonia. Bahkan menurut data kesehatan yang di dapatkan, terdapat sekitar 5% pengidap bronkitis yang mengalami masalah infeksi sekunder pada salah satu atau kedua paru-paru.

Pneumonia sendiri adalah satu infeksi yang menyerang kantong-kantong udara yang di kenal sebagai alveoli.

Selain mereka yang menderita bronkitis, mereka yang telah berusia lansia, memiliki kebiasaan merokok, menderita penyakit lain seperti jantung dan ginjal serta memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah pun memiliki resiko lebih tinggi memnderita penyakit pernapasan yang satu ini. Adapun gejala pneumonia yang patut anda waspadai adalah:

– Mengalami demam.

– Merasa tidak sehat.

– Sakit dada.

– Kehilangan selera makan.

– Panas dingin.

– Denyut jantung yang cepat.

– Kesulitan napas.

– Bernapas pendek dan cepat meski sedang beristirahat.

Adapun selain peneumonia, beberapa komplikasi bronkitis lainnya adalah sebagai berikut:

– Mudah terserang infeksi, pada komplikasi bronkitis kronik, sistem pernapasan mengalami penurunan fungsi sehingga penderita sering terserang infeksi.

– Bronkitis kronik, komplikasi ini berasal dari komplikasi bronkitis akut yang tidak segera di tangani.

– Peuritis, kondisi ini juga pada umumnya muncul bersamaan dengan pneumonia.

– Pleuritis dan efusipleura, kondisi ini umumnya dapat terjadi bersamaan dengan pneumonia.

– Sinusitis, komplikasi ini sangat rentan terjadi pada anak yang kurang gizi dan memiliki kekebalan tubuh yang rendah.

– Atelektasis atau bronkiektasis, komplikasi ini terjadi apabila dahak tetap tinggal.

– Gagal napas, komplikasi ini merupakan komplikasi bronkitis yang paling berat dan luas.

– Haemaptoe, terjadi akibat dari pecahnya pembuluh darah cabang vena (arteri pulmonalis), cabang arteri (arteri bronchialis atau anastomisis pembuluh darah).

– Abses Metastatis diotak, terjadi akibat dari septikemi yang disebabkan oleh kuman penyebab infeksi supuratid pada bronkus.

  1. Vaksinasi

Mendapatkan vaksinasi infeksi virus adalah tindakan preventif yang terbaik untuk mencegah bronkitis.

  1. Kenakan masker

Menggunakan masker dapat mencegah polusi udara seperti debu, serbuk sari yang memasuki saluran udara. Oleh karena itu, gunakanlah masker untuk mencegah Anda tertular penyakit bronkitis.

  1. Jangan merokok

Merokok adalah salah satu penyebab yangpaling menonjol dari bronkitis. Orang yang menghirup asap tembakau dapat menyebabkan iritasi pada saluran udara dan memproduksi lendir yang dapat mengembangkan bronkitis.

  1. Hindari perokok

Anda mungkin tidak menyadarinya, tetapi perokok pasif juga sama berbahaya bagi kesehatan seperti perokok aktif. Terkena asap rokok dapat mengiritasi bronkus dan menyebabkan brobkitis. Oleh karena itu Anda harus menghindari tempat yang penuh dengan asap rokok.

  1. Menjaga kebersihan

Gunakanlah saputangan saat bersin atau batuk, mencuci tangan, dan juga menggunakan pembersih. Serta jangan berbagi peralatan pribadi dan pakaian orang yang menderita penyakit menular.

  1. Memiliki pola makan seimbang

Makanan yang bergizi dan sehat dapat meniungkatkan kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh dapat melindungi seseorang terinfeksi oleh virus penyebab penyakit. Anda harus menyertakan buah-buahan segar, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dll dalam menu makan Anda untuk meningkatkan kekebalan dan hindari pantangan makanan penderita bronkitis.

Leave a comment