Gejala Katarak

Katarak adalah bagian keruh pada lensa mata yang biasanya bening dan akan mengaburkan penglihatan. Katarak tidak menyebabkan rasa sakit dan termasuk penyakit yang sangat umum terjadi.

Lensa mata adalah bagian transparan di belakang pupil (titik hitam di tengah bagian mata yang gelap) yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya pada lapisan retina. Dengan adanya katarak, kejernihan lensa mata berkurang dan cahaya yang masuk ke mata menjadi terhalang.

Seiring bertambahnya usia, umumnya lensa mata perlahan-lahan akan keruh dan berkabut. Jadi katarak adalah penyakit yang biasa terjadi seraya kita bertambah tua. Banyak pengidap yang pada akhirnya membutuhkan operasi untuk mengganti lensa yang rusak ini dengan lensa buatan.

Katarak merupakan salah satu gangguan yang biasa diderita oleh para manula (manusia lanjut usia). Pandangan mereka pada obyek akan terlihat kabur. Sudah umum terjadi.

Hal ini bisa terjadi karena lensa mata (berada di belakang pupil, sangat transparan) mengeruh. Padahal fungsi dari lensa mata sendiri untuk memfokuskan cahaya yang akan diteruskan ke retina (sistem pembentuk bayangan). Oleh karena itu, cahaya yang masuk ke mata kurang. Sehingga bayangan susah untuk dibentuk.

Jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka keruhnya lensa juga semakin memburuk. Akibat terparahnya adalah terjadi kebutaan. Sehingga solusinya anda harus mengganti lensa mata dengan yang baru. Biasanya dengan lensa buatan.

Berikut gejala Katarak:

  1. Mudah Silau

Mata akan terlihat sangatsensitif dengan cahaya luar. Apalagi cahaya yang menyilaukan. Sebab sistem visual sulit untuk memilah dan mengontrol cahaya.

  1. Penglihatan mulai samar-samar dan berkabut

Katarak membuat lensa mata anda semakin keruh. Sehingga menghalangi cahaya masuk ke mata. Maka retina juga mengalami kesulitan saat membentuk bayangan. Hal ini disebabkan karena ada penggumpalan protein yang selaras dengan bertambahnya usia. Lensa mata ketika kita berusia anak-anak berwarna bening. Lalu lama kelamaan protein mata menggumpal. Sehingga mengganggu proses penglihatan. Akhirnya bayangan yang terbentuk terselimuti kabut.

  1. Hanya bisa melihat normal pada cukup cahaya

Anda yang memiliki penyakit katarak sangat membutuhkan pencahayaan yang cukup untuk dilihat. Mata tidak mampu bekerja dengan baik jika dalam keadaan remang-remang. Sebab cahaya tersebut kurang untuk menembus keruhnya lensa. Juga tak mampu dengan cahaya yang terlalu terang. Sebab cahaya malah terlalu menyilaukanya.

  1. Warna memudar

Katarak juga membuat warna obyek memudar. Sebab keruhnya lensa menjadi warna yang asli tampak lebih muda. Biasanya jika penderita terlalu lama terfokus pada warna benda, yang terlihat justru kuning. Sebab urat retina yang sudah menguning.

  1. Terlihat ‘DUA’

Obyek yang dilihat menjadi dua atau ganda. Sebab bayangan yang dibentuk tidak sempurna. Focus menjadi kabur. Sehingga bayangan yang di bentuk diretina menjadi double.

  1. Sering Ganti lensa

Anda yang terkena penyakit katarak, awalnya hanya merasa mengalami mata minus atau plus saja. Sehingga membeli kacamata cekung atau cembung. Lalu semakin lama, mata semakin parah rabunnya. Sehingga anda berasumsi mata anda semakin minus atau plus. Padahal hal ini adalah indikasi bahwa keruhnya lensa mata yang semakin tebal.

  1. Mengapa katarak terlihat sembirat kuning/ coklat

gejala katarakPenderita katarak merasa benda yang dilihatnya dalam waktu lama akan tampak semburat kuning atau cokelat. Hal ini sudah menjadi wajar bagi penderita. Sebab retina dalam mata yang keruh tersebut lama-lama bukan lagi bening. Keruhan tersebut membeir dampak lenda menguning. Sehingga semua benda yang dilihat lama juga akan tampak menguning.

  1. Penglihatan kacau waktu malam

Katarak menjadi sangat susah untuk membaca atau melihat obyek diwaktu malam. Sebab saat malam focus mata menjadikurang. Bukan hanya katarak, namun sebagian besar penyakit mata juga mengalami masalah saat malam hari.

  1. Terganggu dengan cahaya gelap

Penderita katarak sangat terganggu dengan intesitas cahaya yang kurang. Mereka membutuhkan pencahayaan cukup ketika membaca sesuatu. Sebab cahaya tersebut digunakan untuk menembus keruhnya mata.

  1. Merasa melihat lingkaran

Sinar yang didatangkan oleh sumber cahaya, hanya penderita katarak yang mampu menangkap adanya lingkaran sinar. Seperti lingkarang pada lampu mobil. Hal ini karena sinar tersebut terpantul oleh keruhan lensa.

Leave a comment