Langkah Untuk Diagnosis Penyakit Infulenza!

Penyakit influenza atau kita biasanya menyebutnya dengan flu merupakan penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Virus flu menyerang sel-sel permukaan saluran napas. Jaringan menjadi bengkak dan meradang.

Tetapi jaringan yang meradang tersebut akan kembali ke keadaan semula dalam beberapa minggu. Infeksi virus flu ini dapat mengakibatkan penyakit yang berkisar dari komplikasi ringan sampai komplikasi berat yang berujung pada terancamnya nyawa.

Penyebab Penyakit Influenza

Virus merupakan penyebab utama terjadinya flu. Virus penyebab flu tersebut adalah virus influenza tipe A, B dan C. Virus tersebut bisa masuk ke dalam tubuh kita melalui berbagai hal. Jika kita menghirup virus tersebut, maka virus itupun akan menginfeksi saluran pernafasan di dalam tubuh kita.

Orang yang sedang flu bisa saja menular kan virus flu tersebut saat ia bersin, batuk bahkan saat ia berbicara, virus dapat ikut keluar dari dalam tubuhnya dan menularkannya pada orang lain. Untuk itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui berbagai hal yang dapat menjadi penyebab flu. Berikut ini penjelasannya:

  1. Bersentuhan dengan orang yang menderita flu

Pada kulit orang yang menderita flu, dapat dipastikan bagian tubuh tersebut juga sudah terkontaminasi virus penyebab flu. Jadi, jika kulit anda bersinggungan atau bersentuhan dengan orang yang menderita flu tersebut, virus dapat berpindah dengan mudah ke tubuh anda.

  1. Kondisi udara dan suhu lingkungan yang berubah-ubah

Musim hujan mungkin adalah faktor lingkungan yang paling banyak disalahkan orang apabila ia terkena flu. Benar memang, ketika musim hujan, kondisi udara dan suhu di lingkungan kita pun ikut terpengaruhi. Sebagai dampaknya, imunitas tubuh kita pun menurun. Padahal seperti diketahui, imunitas tubuh sangat penting untuk menangkal berbagai penyakit yang masuk ke dalam tubuh kita termasuk virus penyebab flu. Pada saat perubahan musim juga adalah merupakan saat berbagai virus dapat dengan mudah berkembang biak. Sehingga menjadi

  1. Menurunnya sistem imun tubuh

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, imun tubuh dapat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Musim hujan, contohnya, dapat menyebabkan kondisi imun menurun.

Pada saat kondisi imun menurun, tubuh kita akan sangat rentan terhadap serangan berbagai virus maupun kuman yang menjadi penyebab berbagai penyakit. Dalam kondisi tersebut pula lah, virus influenza tipe A, B atau pun C akan dengan mudah masuk ke dalam tubuh kita.

Ciri Penyakit Influenza

Ciri dari penyakit influenza biasanya akan mulai berkembang dalam kurun satu hingga tiga hari pasca terinfeksi virus. Beberapa gejala yang biasanya dialami adalah:

– Demam.

– Sakit tenggorokan.

– Bersin-bersin, hidung tersumbat, atau hidung beringus.

– Nafsu makan menurun.

– Pegal-pegal.

– Batuk kering.

– Sakit kepala.

– Kelelahan.

– Menggigil.

– Sulit tidur.

Diagnosis Penyakit Infulenza

Menetapkan diagnosis pada saat terjadi wabah tidak akan banyak mengalami kesulitan. Di luar kejadian wabah, diagnosis influenza kadang-kadang terhambat oleh diagnosis penyakit lain. Diagnosis pasti penyakit influenza dapat diperoleh melalui isolasi virus maupun melalui pemeriksaan serologis.

Untuk mengisolasi virus diperlukan usap tenggorok atau usap hidung dan harus diperoleh sedini mungkin, biasanya pada hari pertama sakit. Diagnosis serologis dapat diperoleh melalui uji fiksasi komplemens atau inhibisi hemaglutinasi.

Akan dapat ditunjukan kenaikan titer sebanyak 4 kali antara serum pertama dengan serum konvalesen atau satu titer tunggal yang tinggi. Pada saat ini anti influenza IgM, juga digunakan di beberapa tempat.

Diagnosis cepat lainnya dapat juga di peroleh dengan pemeriksaan antibody fluoresen yang khusus tersedia untuk tipe virus influenza A.

PCR dan RT-PCR sangat berguna untuk diagnosa cepat virus lainnya yang dapat pula menyerang saluran napas, antara lain adeno-virus, parainfluenza virus, rinovirus, respiratory syncytial virus, cytomegalovirus dan enterovirus. Keterlibatan berbagai jenis virus ini dapat ditunjukan dengan pemeriksaan serologi atau dengan isolasi langsung.

Pengobatan Penyakit Influenza

Pengobatan yang paling baik adalah istirahat. Flu tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik, tetapi pengobatan lainnya bisa mengendalikan gejalanya, dan obat-obatan lain (antivirus) bisa memperpendek durasinya.

Untuk mengatasi ketidaknyamanan, obat non-aspirin, seperti acetaminophen dan ibuprofen, sirup batuk, dan dekongestan bisa digunakan. Jangan memberikan aspirin kepada anak-anak berusia kurang dari 16 tahun karena akan sangat meningkatkan risiko terkena Reye’s Syndrome.

Menghirup uap hangat dapat melegakan hidung yang tersumbat dan membantu mengencerkan sekret hidung (ingus). Tuangkan air panas ke dalam baskom lalu hirup uap hangat yang dihasilkan oleh air panas tersebut.

Minyak esensial yang beraroma dapat ditambahkan. Anda dapat menggunakan selimut untuk membuat ruang tertutup bagi kepala Anda dan baskom agar uap air dapat terfokus ke hidung Anda. Tundukkan kepala Anda agar dapat mengarahkan uap air dengan lebih baik. Perbanyak minum air putih untuk mengencerkan sekret hidung (ingus).

Leave a comment