Bisakah Penyakit Lupus Sembuh?

Penyakit lupus adalah penyakit yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia. Pada tubuh manusia, sistem kekebalan tubuh akan melindungi tubuh kita dari serangan berbagai macam penyakit dengan cara membentuk antibodi. Penderita lupus akan membentuk antibodi secara berlebih namun justru menyerang sel-sel tubuh yang sehat sehingga mengakibatkan autoimunitas.

Autoimunitas ini merupakan kekebalan tubuh secara berlebihan, tubuh menerima rangsangan secara berlebih dari sesuatu yang masuk dan dianggapnya asing kemudian membentuk semacam protein yang justru melawan sel-sel tubuh itu sendiri.

Penyakit ini bertolak belakang dengan penyakit hiv aids, dimana pada hiv aids justru menurunkan sistem kekebalan tubuh seseorang secara signifikan sehingga menyebabkan tubuh rentan terserang berbagai macam penyakit, baik disebabkan oleh bakteri, jamur, maupun virus.

Faktor Risiko Penyakit Lupus

Meskipun para doker tidak mengetahui apa yang menyebabkan lupus pada banyak kasus, mereka telah mengidentifikasi faktor apa saja yang meningkatkan risiko penyakit ini, antara lain:

  1. Sinar matahari

Terkena sinar matahari dapat membawa pada lupus kulit atau memicu respon internal pada mereka yang rentan.

  1. Obat tertentu

Obat tertentu yang digunakan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan drug-induced lupus. Banyak obat yang secara potensial dapat memicu lupus, sebagai contoh adalah antipsychotic chlorpromazine, obat tekanan darah tinggi, seperti hydralazine, obat tuberculosis isonoazid dan obat jantung procainamide.

Biasanya membutuhkan jangka waktu penggunaan dalam beberapa bulan sebelum gejala timbul.

  1. Terinfeksi virus Epstein-Barr

Merupakan virus yang biasanya tertidur di dalam sel dari sistem imun anda meskipun tidak jelas alasan mengapa dan apa yang membuat virus tersebut aktif kembali.

  1. Terkena zat kimia

Beberapa studi menunjukkan bahwa mereka yang bekerja dan rentan terekspos merkuri dan silica memiliki peningkatan risiko lupus. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami lupus.

  1. Jenis kelamin

Lupus lebih umum pada wanita.

  1. Usia

Meskipun lupus dapat berefek pada segala usia, termasuk bayi, anak dan orang dewasa, tetapi lupus paling umum terdiagnosis pada mereka yang berusia antara 15 sampai 40 tahun.

  1. Ras

Lupus umumnya terdapat pada ras Afrika, Hispanics dan Asia.

Bisakah Penyakit Lupus Sembuh?

Penyakit lupus bisa disebabkan dari dua hal, yaitu hal fisik dan non fisik. Hal fisik adalah faktor-faktor yang secara langsung berbentuk fisik, seperti terkena paparan sinar matahari, terinveksi virus, asap rokok, cat rambut, pengawet makanan, dan konsumsi obat-obatan seperti anti-tbc, antiayan dan sebagainya.

Sedangkan hal non fisik disebabkan karena adanya tekanan dalam tubuh seseorang, seperti stress yang berlebihan, kemarahan, kesedihan dan sebagainya. Apabila dibiarkan berlarut-larut, berbagai faktor tadi bisa mengaktifkan gen yang mampu memproduksi zat anti.

Penularan lupus tidak bisa terjadi namun memiliki dampak yang berbeda tergantung pada bagian mana penyakit tersebut menyerang.

Pengobatan lupus harus segera dilakukan untuk mencegah munculnya gejala yang lebih berbahaya. Sampai saat ini, mengusahakan pasien untuk sembuh total dari penyakit lupus maupun penularan lupus masih merupakan hal yang sulit.

Sampai saat ini, pengobatan yang ada hanya dikhususkan untuk membatasi perluasan penyakit ini agar tidak merusak organ lain pada tubuh. Selain itu, pengobatan juga digunakan untuk meredam gejala dari lupus.

Penyembuhan penyakit ini perlu memperhatikan berbagai faktor pada pasien, seperti tipe penyakit yang dihadapi, parah tidaknya penyakit, organ mana saja yang terserang serta adanya komplikasi yang mungkin timbul.

Ada dua kategori pengobatan yang dilakukan untuk mengobati penularan lupus. Yang pertama adalah kortikosteroid. Pada kategori ini, pengobatan dilakukan dengan tujuan mengatur kembali sistem kekebalan pada tubuh serta mencegah peradangan.

Jenis obat yang diberikan adala salep, pil, krem serta cairan. Bagi penderita yang penyakit lupusnya tidak terlalu berat, bisa mengkonsumsi obat dengan dosis yang rendah. Sementara bagi yang jenis penyakitnya sudah berat, perlu mengkonsumsi obat baik tablet maupun suntikan dengan dosis yang lebih tinggi.

Dosis tinggi terus diberikan hingga penyakit tersebut tidak terlalu berbahaya. Setelah tingkatnya rendah, maka dosisnya bisa diganti dengan yang lebih rendah pula untuk menghindari adanya kambuh. Jenis pengobatan lainnya adalah non-kortikosteroid.

Jenis obat ini diberikan apabila si penderita mengalami gejala nyeri dan bengkak di bagian sendi dan otot. Dengan dilakukan pengobatan secara rutin, diharapkan bisa memperkecil resiko penularan lupus.

Cara Mencegah Penyakit Lupus

  1. Cek Kesehatan

Cara kedua yaitu dengan melakukan cek kesehatan atau cek-up. Pada umumnya untuk mencegah dari penyakit dapat memeriksakan kesehatan ke dokter.

Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah Anda benar-benar sehat. Jika sehat maka dokter tidak akan memberikan obat-obatan. Dengan melakukan cek kesehatan secara rutin, maka dapat mencegah berbagai macam penyakit yang sangat berbahaya.

  1. Pola Hidup Sehat

Pencegahan pertama yaitu dengan melakukan pola hidup yang sehat dan teratur. Contohnya dalam hal makanan. Sebaiknya makanan yang kita konsumsi adalah 4 sehat 5 sempurna. Selain dari makanan, perlu juga diperhatikan aktivitas sehari-hari seperti berolahraga.

Dengan melakukan olahraga minimal 15 menit setiap harinya, maka kesehatan tubuh akan tetap terjaga. Dalam pola hidup sehat, sebaiknya Anda juga menghindarkan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak, mengkonsumsi minuman keras ataupun merokok.

  1. Konsumsi vitamin

Selain pola hidup yang sehat dan cek kesehatan, maka berikutnya adalah mengkonsumsi vitamin. Vitamin ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga daya tahan tubuh.

Dengan asupan vitamin memiliki tujuan untuk menangkal radikal bebas yang masuk kedalam tubuh serta membantu organ tubuh dalam melakukan pekerjaannya.

Leave a comment