Berikut 20 Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis A!

Penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis A ini bukan jenis hepatitis yang berat. Meskipun demikian, hepatitis A tetap tidak boleh diremehkan atau diabaikan karena hepatitis ringan pun jika tidak langsung diatasi akan menjadi hepatitis yang berat bahkan dapat menyebabkan kematian.

Penyakit hepatitis A ini dapat menular dan biasanya penularan ini terjadi secara perorangan melalui minuman dan makanan sudah terkontaminasi oleh virus hepatitis A.

Hepatitis A adalah penyakit hepatitis yang paling ringan di antara semua jenis hepatitis. Walaupun begitu, tidak boleh dianggap enteng karena dapat memudahkan terkena infeksi virus hepatitis lain yang lebih berbahaya.

Ditularkan melalui kontak antar perorangan atau melalui makanan maupuan minuman yang terkontaminasi.

Berikut ini ciri-ciri penyakit hepatitis A:

  1. Mudah marah

Selain mudah merasa gelisah, seseorang yang terserang penyakit hepatitis akan menjadi mudah marah. Hal ini disebabkan gangguan yang terjadi pada organ hati mengganggu kondisi psikologis.

Sehingga penderita tidak dapat mengontrol emosinya. Itulah yang membuat penderita menjadi mudah marah dan tidak bisa berpikir dengan tenang.

  1. Mudah menjadi depresi

Selain mudah marah dan mudah gelisah, psikologis yang terganggu merupakan salah satu penyebab depresi yang dapat membuat penderita hepatitis mudah depresi.

Jika gejala depresi atau ciri-ciri depresi telah terjadi, penanganan yang diperlukan bukan hanya pengobatan medis, melainkan juga pengobatan psikologis untuk membantu menenangkan, meyakinkan, dan memberikan motivasi kepada penderita yang membuat mereka menjadi lebih tenang.

Karena pada dasarnya orang yang lebih rileks ketika menghadapi masalah, maka masalah itu akan cepat selesai, termasuk masalah terhadap penyakit yang diderita.

  1. Kaki menjadi bengkak

Salah satu dari fungsi hati adalah menyimpan glikogen yaitu gula pada otot, jika glikogen tidak tersimpan dengan baik maka otot-otot pada bagian tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Sehingga penderita hepatitis akan lebih mudah merasakan sakit dan nyeri pada bagian otot.

Selain itu, hal ini akan membuat kaki dan tangan menjadi mudah bengkak, terutama pada kaki karena kaki merupakan salah satu anggota tubuh yang banyak digunakan dalam beraktivitas seperti berjalan, berlari, dan lain sebagainya.

  1. Pandangan menjadi kabur

Pandangan orang yang menderita hepatitis tentu juga akan menjadi kabur, seperti sedikit penjelasan di atas bahwa orang yang menderita hepatitis akan mengalami perubahan warna pada bagian putih mata.

Sehingga pengelihatan pun terganggu dan pada akhirnya menjadi tidak jelas atau kabur, bahkan dalam kondisi yang lebih serius dapat mengakibatkan kebutaan.

  1. Sakit kepala

Sebagaimana telah dijelaskan di atas bahwa saraf antara satu sama lain saling berhubungan sehingga mereka selalu berhubungan. Itu sebabnya ketika seseorang menderita hepatitis dapat merasa sakit kepala.

  1. Mudah gelisah

Penderita hepatitis juga menjadi mudah gelisah karena sering merasakan sakit dan gejala lainnya sehingga menimbulkan rasa gelisah. Rasa gelisah ini dapat mengganggu kondisi psikologis dan keseimbangan tubuh.

  1. Mudah merasa lelah

Orang yang terserang penyakit hepatitis akan cepat lelah. Hal ini disebabkan penderita hepatitis akan lebih sering merasakan nyeri pada hati sehingga pikiran dan tenaga habis untuk menahan rasa sakit tersebut.

Dengan demikian, pada saat penderita bekerja atau melakukan aktivitas sedikit saja akan mudah merasa kelelahan.

Bagi penderita penyakit hepatitis, lebih baik menggunakan waktunya untuk beristirahat, jika tetap harus beraktivitas maka lakukan sesuatu yang memang penting saja agar tubuh segera sembuh dan penyakit hepatitis yang diderita tidak menjadi kronis.

  1. Menjadi sering tidur

Berdasarkan uraian pada poin 5, 6, dan 7 di atas, membuat orang yang menderita penyakit hepatitis ini menjadi sering tidur.

Selain itu, penderita hepatitis menjadi mudah tidur sebagai salah salah satu efek yang terjadi untuk mengurangi rasa sakit yang dirasakan akibat kondisi tubuh pada orang yang menderita hepatitis mengalami penurunan sehiggga sangat mudah merasa lelah dan selalu ingin tidur dan tidur lagi.

  1. Kulit lebih terlihat kuning

Pada penyakit hepatitis atau penyakit hati salah satu gejala yang mudah tampak yang ditimbulkan adalah warna yang kekuning-kuningan yang terlihat pada kulit.

Hal ini terjadi karena fungsi hati tidak dapat berjalan dengan normal. Sebagaimana diketahui bahwa hati berfungsi untuk menyaring racun.

Dan sebagai sistem ekskresi, dapat dibayangkan jika fungsi pengeluaran atau ekskresi saja tidak dapat berjalan dengan baik, maka pengeluaran pada tubuh pasti juga akan buruk hasilnya.

  1. Penurunan berat badan

Banyak sekali fungsi hati dalam tubuh di antaranya adalah mengontrol kadar asam amino dan menyimpan beberapa mineral yang dibutuhkan pada sistem pencernaan.

Jika kedua hal tersebut tidak dapat dilakukan oleh hati dengan baik, maka meningkatkan risiko penyebab berat badan turun drastis bagi pendertita hepatitis.

  1. Urine berwarna gelap

Hati berfungsi untuk menetralkan racun dan membantu untuk membuang zat bilirubin yang akan menghasilkan urine yang baik.

Ketika hati tidak dapat berfungsi dengan normal mengakibatkan urine akan berwarna lebih gelap karena racun dan zat-zat lain yang bermanfaat semuanya keluar menjadi satu tanpa penyaringan sedikitpun.

  1. Kuku berwarna kunig

Seperti halnya pada kulit, kuku juga sedikit berubah menjadi berwarna kuning. Hal ini terjadi disebabkan virus hepatitis dapat terjadi akibat dari penggunaaan gunting kuku bersamaan.

Dimana virus hepatitis menyebar juga di bagian kuku orang yang awalnya dalam kondisi sehat setelah menggunakan gunting kuku yang sama dengan yang digunakan oleh penderita hepatitis sakit atau virus hepatitis itu, baik virus hepatitis A, virus hepatitis B, maupun viru hepatitis C.

Dengan demikian, diperlukan pengetahuan yang baik terkait cara menjaga kesehatan kuku untuk mencegah hal tersebut.

  1. Tinja menjadi kaku dan keras

Karena tidak adanya penyaringan yang seharusnya dilakukan oleh hati maka tinja dapat berubah menjadi keras, bila diibaratkan seperti adukan semen.

Warna tinja pun tidak hijau ataupun kuning, tetapi berubah menjadi putih. Hal ini menunjukan bahwa fungsi hati pada tubuh sedang mengalami gangguan sehingga tidak dapat berfungsi secara normal.

Ini merupakan salah satu gejala yang dapat dilihat secara nyata. Jadi baik itu warna urine dan warna tinja merupakan tanda untuk mengetahui penyakit yang diderita seseorang.

  1. Pembesaran perut bagian atas

Pada hati yang tidak dapat berfungsi normal akan membuat berbagai masalah pada tubuh terutama pada bagian perut karena hati berada di daerah perut.

Pada bagian perut terutama bagian atas akan mengalami pembengkakan dan menjadi lebih besar. Jika hal ini terjadi pasti perut akan lebih sering merasakan nyeri.

  1. Demam tinggi

Karena metabolisme pada tubuh tidak dapat berfungsi dengan normal dapat menjadi salah satu penyebab demam.

Sehingga tubuh akan merespon lebih buruk sehingga penderita hepatitis akan meraskan demam yang tinggi disertai muntah dan juga kepala sering pusing. Semua ini merupakan gejala yang disebabkan oleh virus hepatitis.

  1. Mata yang putih menjadi kuning

Selain pada bagian kuku dan kulit yang berubah menjadi kuning, ternyata ciri-ciri hepatitis lainnya yang dapat timbul adalah mata putih berwarna kuning.

Hal ini menandakan bahwa adanya zat racun yang menyebar ke seluruh tubuh sehingga warna putih pada mata berubah menjadi kekuning-kungingan.

Jika hal tersebut telah terjadi maka harus segera memeriksakan diri ke dokter agar penyakit hepatitis tidak semakin parah.

  1. Nyeri sekitar hati

Karena hepatitis menyerang bagian hati, maka tentu akan merasa nyeri pada bagian hati karena bagian tersebut mengalami pembengkakan ketika hepatitis ini sudah menyerang.

Secara tidak langsung hati juga ikut keracunan karena racun yang seharusnya ditangani oleh hati dibiarkan menyebar lagi keseluruh tubuh.

Hal ini juga merupakan salah satu penyebab tubuh menjadi lemah dan tidak berdaya lagi. Bahkan sistem imunitas tubuh atau kekebalan tubuh pada penderita hepatitis ini juga akan terganggu sehingga virus hepatitis akan mudah berkembang biak karena imunitas yang menurun.

  1. Perut merasa nyeri

Perut akan merasa mudah nyeri karena perut adalah tempat penyimpanan organ-organ pencernaan dimana organ tersebut salah satunya adalah hati.

Dengan demikian, gangguan pada organ hati dapat menjadi salah satu penyebab nyeri perut bagian bawah.

  1. Nyeri pada otot

Otot-otot akan lebih merasakan nyeri ketika seseorang terserang penyakit hepatitis. Hal ini dikarenakan otot terutama otot pada bagian perut akan lebih tertarik sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri.

Selain pada otot perut, rasa nyeri juga muncul pada pada otot-otot yang lain karena hati tidak dapat berfungsi dengan maksimal sehingga tidak dapat menyaring kotoran terutama kotoran pada darah.

  1. Merasa mual

Mual tentu akan dirasakan oleh penderita hepatitis, karena hepatitis sendiri terjadi di area sekitar perut, apalagi hati berhubungan dengan organ-organ pencernaan lainnya.

Jika hati seseorang sakit, maka secara tidak langsung tubuh akan meresponkan kepada lambung dan lambung akan memberikan respon berupa rasa mual.

Itulah sebabnya orang yang terkena hepatitis lebih sering merasa mual. Selain itu, hal ini disebabkan karena setiap saraf dalam tubuh saling berhubungan satu sama lain.

Leave a comment