Bagaimana Cara Untuk Mencegah Penyakit Konstipasi?

Konstipasi merupakan masalah kesehatan pada pencernaan yang tidak sedikit orang mengalaminya. konstipasi atau yang sering dikenal susah bab adalah keadaan dimana tubuh tidak dapat buang air besar dengan lan. Buang air besar yang normal terjadi satu hari sekali tetapi apabila terjadi konstipasi maka buang air besar tidak tertentu atau bisa beberapa hari sekali.

Seseorang telah dinyatakan konstipasi apabila mengalami susah bab diatas 3 hari atau bahkan yang parah bisa seminggu mengalami konstipasi. Konstipasi bisa dikarenakan oleh kram usus, sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik untuk mengeluarkan makanan yang telah di cerna dan menjadi ampas. Kondisi seperti ini tidak baik, sebab tubuh menyimpan kotoran yang seharusnya di buang.

Bakteri di dalam usus atau pencernaan dapat berkembang apabila mengalami konstipasi. Konstipasi bisa terjadi oleh siapa pun, tetapi lebih banyak ditemui dari kalangan orang lanjut usia, dan juga dari kalangan wanita. Maka dari itu menjaga pencernaan dengan baik agar tidak mengalami konstipasi.

Gejala Penyakit Konstipasi

Beberapa gejala yang mungkin dialami oleh penderita yaitu:

  1. Kembung

Perut kembung ini bisa menyebabkan masuk angin. Perut kembung ini bisa dialami oleh siapa saja, jika yang akan mengalami penyakit ini. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya sembelit. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta kebersihan makanan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini.

  1. Penyumbatan

Penyumbatan daerah anus ini, bisa dialami oleh siapa saja, jika yang akan mengalami penyakit ini. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya sembelit.

Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta kebersihan makanan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini. yang umumnya, penyakit ini bisa menyebabkan penyakit wasir, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  1. Sakit Perut

Sakit perut ini bisa terjadi oleh siapa saja, Jika yang akan mengalami penyakit ini. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya sembelit. Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta kebersihan makanan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini.

  1. Demam

Panas tinggi atau demam ini bisa dialami oleh siapa saja, jika yang akan mengalami penyakit ini. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya sembelit.

Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta kebersihan makanan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami penyakit ini.

Bagaimana Cara Untuk Mencegah Penyakit Konstipasi?

Beberapa hal dan cara sederhana yang dapat anda lakukan sebagai tindakan pencegahan konstipasi yaitu:

  1. Melakukan Perubahan Gaya Hidup

Hal yang dapat membantu menangani dan mencegah terjadinya konstipasi adalah dengan mengonsumsi air “putih” dan cairan lainnya seperti yang berasal dari jus buah-buahan dan sayur-sayuran serta sup-sup agar tidak mengalami dehidrasi.

Selain itu, membiasakan latihan fisik harian dan mempunyai waktu yang cukup untuk buang air besar tanpa adanya rasa khawatir. Sebagai tambahan, keinginan untuk buang air besar tidak boleh ditunda-tunda.

  1. Menggunakan Obat Penghancar

Bagi penderita konstipasi ringan, penggunaan obat pencahar merupakan langkah terakhir yang sebaiknya digunakan. Walaupun begitu, jika konstipasi terus berlanjut walau sudah menerapkan perubahan diet dan gaya hidup kea rah yang sehat, biasanya dokter akan memberikan solusi melalui obat pencahar untuk waktu yang singkat. Penanganan ini akan memudahkan defekasi yang sulit.

Bentuk obat pencahar bagi masing-masing orang berbeda. Oleh sebab itu perlulah berkonsultasi pada dokter mengenai bentuk dan jenis obat pencahar yang tepat dengan keadaan dan kondisi penderita. Obat pencahar yang sekarang beredar adalah dalam bentuk cair, tablet, permen karet, dan butiran.

  1. Lakukan Diet

Diet dengan kadar serat sekitar 20 hingga 35 gram sehari dapat membantu melunakkan feses. Diet tinggi serat yang dimaksud adalah serat yang bersumber dari makanan termasuk kacang-kacangan, gandum, serealia, buah segar dan sayur-sayuran seperti, wortel, kubis dan lain sebagainya.

Bagi seseorang yang mudah konstipasi sebaiknya membatasi makanan yang mengandung sedikit atau tidak sama sekali serat seperti es krim, keju, daging, dan makanan olahan instant.

  1. Makan Tomat

Meski banyak orang yang menggolongkannya sebagai sayuran, namun sebenarnya tomat itu termasuk golongan buah yang memiliki kandungan serat tinggi. Tidak hanya itu, tomat juga sangat baik untuk kesehatan fungsi hati. Dengan adanya kombinasi kedua manfaat tersebut membuat tomat sangat berkhasiat sekali untuk melankan buang air besar.

Leave a comment