Apakah Penyakit Tipes Bisa Mematikan?

Penyakit tipes adalah satu infeksi bakteri yang ditandai oleh beberapa macam penyakit seperti sakit diare, penyakit sistematik atau juga ruam yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Penyebab sakit tipes dikerenakan bakteri Salmonella Typhi tersebut masuk ke tubuh melalui makanan – makanan atau minuman yang sudag terkontaminasi.

Jika anda makan atau minum ditempat yang sembarangan dan tidak tau kehigenisannya maka anda bisa saja terkena bakteri tersebut. Apabila bakteri tersebut sudah masuk dalam tubuh kemudian menuju ke usus dan ke aliran darah, bakteri tersebut juga akan berjalan ke limfa hati, ginjal, paru – paru dan juga bagian tubuh lainnya yang bisa membuat anda sakit tipes.

Penyakit tipes adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya yang harus kita atasi sedini dan seserius mungkin. Ada beberapa orang yang bahkan belum mengetahui bahwa apa sih yang diserang oleh bakteri yang menyebabkan penyakit tipes ini.

Berikut adalah bahaya dari penyakit tipes (penyakit tipes dapat menyebabkan hal-hal di bawah ini).

– rusaknya bagian lambung dan usus, bahkan dapat mengakibatkan lambung atau usus terluka parah

– menurunkan kondisi tubuh dan fungsi otak

– lumpuh dan bahkan stroke karena demam yang terlalu tinggi

– peredaran darah tidak maksimal dan mengakibatkan penyakit jantung

– dan penyakit-penyakit lainnya

Penyakit tipes sering kali menyebabkan kematian karena tidak diobati secara serius. Jadi jika anda, saudara anda atau kerabat anda sedang terkena penyakit tipes, segera obati penyakit tipes tersebut secara herbal.

Penyakit Tipes Juga dapat menyebabkan hal sebagai berikut:

  1. Pneumonia

Pneumonia adalah salah satu infeksi yang terjadi pada bagian paru-paru. Infeksi bisa terjadi pada satu atau dua bagian dari paru-paru. Bahaya tifus ini menyebabkan peradangan paru-paru yang berisi nanah, cairan atau lendir. Infeksi yang terjadi dari virus bisa menyebabkan kondisi menjadi lebih parah.

Gejala: sering flu dan mudah terkena penyakit karena virus, demam tinggi, berkeringat dingin pada malam hari, batuk parah (batuk berdahak), rasa sakit saat bernafas, tubuh yang lelah, mual, muntah dan gangguan pencernaan seperti diare parah.

Bahaya: pneumonia yang tidak diobati dapat menyebabkan infeksi pada organ tubuh lain, penumpukan cairan pada bagian paru-paru dan sakit saat bernafas.

  1. Kolesistitis

Kolesistitis adalah salah satu peradangan yang terjadi pada bagian kantung empedu. Kantung empedu adalah organ yang terletak pada bagian kanan perut dengan bentuk yang sangat kecil seperti buah pir kecil. Kantung empedu memiliki peran untuk memberikan cairan pada usus kecil saat proses pencernaan terjadi. Kondisi ini bisa menjadi sangat serius jika tidak diobati karena kantung empedu bisa pecah.

Gejala: gejala peradangan kantung empedu adalah seperti sakit perut yang sangat hebat pada bagian perut atas, perut terasa lebih lunak atau lembut, mual, muntah, gangguan pencernaan, dan rasa sakit pada bagian bahu ke punggung.

Bahaya: Jika peradangan empedu tidak mendapatkan perawatan yang serius maka bisa menyebabkan infeksi parah pada kantung empedu, kematian jaringan pada bagian kantung empedu dan perobekan pada kantung empedu. Semua resiko ini harus mendapatkan penanganan yang paling tepat.

  1. Pendarahan Usus (Perforasi)

Perforasi adalah salah satu kondisi yang paling serius dan sering ditemukan dari penyakit tifus. Komplikasi ini biasanya muncul pada penderita tifus yang sudah bertahan lebih dari tiga minggu dan tidak mendapatkan perawatan yang tepat.

Perforasi terjadi karena bakteri yang telah tinggal dalam sistem pencernaan akan berpindah ke semua bagian perut. Kemudian bakteri menyerang lapisan peritoneum (lapisan perut yang tidak memiliki sistem khusus untuk melawan infeksi bakteri).

Gejala: Sakit perut yang terjadi dalam waktu sangat mendadak, penurunan tekanan darah (darah rendah) yang sangat drastis, mual, muntah dan pendarahan pada tinja.

Perawatan: penderita tifus harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan antibiotik penuh yang harus diberikan pada jam tertentu. Jika kondisi sudah parah maka membutuhkan tindakan operasi untuk menutup lubang pada usus dan mengatasi pendarahan.

Leave a comment