Apakah Penyakit Katarak Bisa Menular

Katarak adalah perubahan lensa mata yang seharusnya jernih dan tembus pandang menjadi keruh, akibatnya obyek yang dilihat menjadi kabur dan meyebabkan penderita tidak bisa melihat dengan jelas. Normalnya lensa mata jernih. Bila terjadi proses katarak mata, lensa menjadi buram seperti kaca susu.

Gejala umum yang terjadi pada katarak mata tentu saja adalah terdapat selaput putih pada lensa mata dan penurunan kemampuan penglihatan seperti rabun jauh. Bila dibiarkan, akan menyebabkan kebutaan.

Selain itu, pasien katarak mata juga akan kehilangan sensitivitas kontras, yang mengakibatkan kontur, warna bayangan dan visi tidak jelas karena cahaya tersebar oleh katarak ke mata. Rasa radang, nyeri dan sakit kepala mungkin tidak terjadi hingga kondisi katarak mata yang sudah parah

Katarak mata terjadi secara perlahan-lahan, sehingga penglihatan terganggu secara beragam sesuai tingkat kekeruhan lensa. Sebagian besar katarak mata terjadi karena suatu perubahan kimia pada protein lensa mata yang mengakibatkan lensa mata menjadi keruh.

Perubahan kimia pada protein inti lensa mengakibatkan pigmentasi progresif menjadi kuning atau kecokelatan juga terjadi penurunan konsentrasi glutation dan kalium, peningkatan konsentrasi natrium dan kalsium serta peningkatan hidrasi lensa.

Perubahan ini dapat terjadi karena meningkatnya usia atau karena proses degenerasi (katarak senilis). Umumnya mulai pada usia 40 tahun keatas, akan tetapi dapat pula terjadi pada bayi atau usia yang lebih muda karena faktor penyebab yang lain seperti:

  • Cacat bawaan sejak lahir (katarak kongenital)
  • Masalah kesehatan lain: peradangan, diabetes, obat-obatan (katarak komplikata)
  • Trauma (kecelakaan pada mata) (katarak traumatik)
  • Faktor lain yang mendukung terjadinya katarak: proses oksidasi dari radikal bebas, paparan sinar ultra violet dan malnutrisi.

Apakah Katarak Mata Menular?

Katarak mata tidak menular dari satu mata ke mata yang lain, namun dapat terjadi pada kedua mata pada saat yang bersamaan. Katarak mata tidak disebabkan oleh pemakaian mata yang berlebihan dan tidak mengakibatkan kebutaan permanen apabila diatasi dengan pengobatan atau operasi. Gejala umum gangguan katarak mata meliputi:

  • Penglihatan tidak jelas, seperti terdapat kabut menghalangi objek.
  • Peka terhadap sinar atau cahaya.
  • Dapat melihat dobel pada satu mata.
  • Memerlukan pencahayaan yang terang untuk dapat membaca.
  • Lensa mata berubah menjadi buram seperti kaca susu.

Katarak mata dini hanya dapat dilihat dengan alat slit lamp yang biasanya digunakan oleh dokter spesialis mata. Pada umumnya dokter spesialis mata akan menggunakan berbagai alat untuk menentukan jenis, kekeruhan dan letak dari katarak, serta untuk membedakannya dari penyakit mata lain yang mempunyai gejala mirip dengan katarak.

Katarak mata hanya dapat diatasi melalui prosedur operasi. Akan tetapi jika gejala katarak tidak mengganggu, tindakan operasi tidak diperlukan. Kadang kala cukup dengan mengganti kacamata. Hingga saat ini belum ada obat-obatan, makanan, atau kegiatan olah raga yang dapat menghindari atau menyembuhkan seseorang dari gangguan katarak.

Akan tetapi melindungi mata terhadap sinar matahari yang berlebihan dapat memperlambat terjadinya gangguan katarak. Kacamata gelap atau kacamata reguler yang dapat menghalangi sinar ultraviolet (UV) sebaiknya digunakan ketika berada diruang terbuka pada siang hari.

Mencegah Katarak Mata

Mencegah katarak mata bisa dilakukan dengan cara medis dan secara alami atau non medis. Berikut adalah beberapa cara mencegah katarak secara alami yang dapat Anda terapkan dirumah:

  1. Periksakan ke dokter jika mengalami gangguan pada mata. Jangan menunda apapun jika anda merasakan gejala penyakit katarak walau sangat kecil.
  2. Rutin mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung vitamin C,A,dan E. Vitamin- vitamin tersebut telah terbukti dapat mencegah kemungkinan penyakit mata terutama katarak dan sebagai asupan gizi harian anda.
  3. Menggunakan kacamata hitam di luar ketika di bawah terik matahari. Jika kita berada di luar rumah dan tepat di bawah terik matahari yang cerah, sebaiknya pakailah kacamata hitam agar menghindarkan dari radiasi sinar UV yang berasal dari radiasi matahari.
  4. Minum segelas jus wortel setelah makan siang dapat membantu mencegah perkembangan gejala menjadi lebih parah. Karena jus wortel mengandung beta karoten yang membantu tubuh memproduksi vitamin A
  5. Kunyit dan jahe yang juga dapat membantu menekan perkembangan pada mata katarak. Karena kunyit dan jahe bersifat antioksidan kuat anti peradangan.
  6. Meningkatkan konsumsi bayam atau sayuran dari rumput laut untuk meningkatkan kesehatan mata dan memperlancar aliran darah.
  7. Menghindari makanan cepat saji atau makanan yang mengandung lemak tak jenuh, gula dan jumlah tinggi sodium. Makanan yang di sarankan adalah makanan yang kaya akan magnesium seperti kerang, biji-bijian, telur dan sayuran hijau.

Itulah sekilas informasi mengenai cara mencegah katarak mata. Terima kasih karena anda telah membaca artikel mengenai cara mencegah katarak mata. Semoga artikel mengenai cara mencegah katarak mata diatas dapat menambah pengetahuan anda dan dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a comment