Apakah Penyakit Darah Rendah Itu?

Darah rendah adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh kemampuan jantung yang sangat rendah sehingga darah tidak mampu mencapai ke organ otak. Jantungnya berdetak cepat, tetapi denyutnya sangatlah lemah sehingga darah tidak akan mampu naik ke otak dalam jumlah yang mencukupi.

Karena otak kita tidak akan mendapatkan darah yang cukup energi, kepala akan terasa pusing dan badan terasa lemah. Penderita golongan darah rendah akan cenderung mengantuk dan rata-rata penderita terlihat berwajah dan berkulit pucat.

Tekanan darah rendah atau hypotention atau lebih sering dikenal postural hypotention (lebih sering terjadi pada orang yang sedang berdiri atau sit-up). Biasanya tekanan darah dikendalikan seiring perubahan posisi tubuh, tetapi orang yang mengalami postural hypotention tidak bisa menjaga tekanan darahnya.

Postural hypotention dapat terjadi akibat konsumsi obat antidepresan atau obat antihipertensi (tekanan darah tinggi), dan sering terjadi pada orang yang mengalami Diabetes mellitus. Tekanan darah rendah yang akut terjadi akibat kejutan dan dapat disebabkan oleh luka yang serius seperti myocardial infraction (serangan jantung) atau kegagalan adrenalin.

Tekanan darah rendah yang sesungguhnya adalah jika seseorang selalu mengalami tekanan darah di bawah 120/80, sedangkan semua yang disebutkan pada alinea di atas bersifat sementara. Seseorang yang mengalami tekanan darah rendah dapat dikatakan mengidap tekanan darah tinggi.

Jika tekanan sistoliknya (atas) meningkat setidaknya 20 mmHg dan tekanan diastoliknya (bawah) meningkat setidaknya 10mmHg, walaupun tekanan darahnya setelah peningkatan masih di bawah 140/90. Misalnya seseorang yang biasanya tekanan darah rendahnya 110/70, jika meningkat menjadi 130/80 sudah dikatakan mengidap penyakit tekanan darah tinggi.

Penyebab Terjadinya Penyakit Darah Rendah

Tekanan darah rendah dapat diakibatkan oleh volume darah yang kurang, perubahan hormonal, pelebaran pembuluh darah, pengaruh obat-obatan, kurang darah, masalah jantung atau masalah kelenjar endokrin.

Kurangnya volume darah atau hypovolemia adalah penyebab utama tekanan darah rendah. Hal ini dapat diakibatkan adanya pendarahan (hemorrhage), kurangnya asupan cairan, misalnya sangat kelaparan, atau kehilangan cairan yang berlebihan karena mencret-mencret atau muntah-muntah. Kurangnya volume darah seringkali sebagai akibat pemakaian pelancar kencing (diuretic).

Tekanan darah rendah juga dapat diakibatkan oleh paparan matahari dalam jangka waktu lama (heat stroke). Bisa saja tubuh cukup cairan, tetapi kekurangan elektrolit. Tidak adanya keringat, kepala terasa ringan dan air seni berwarna kuning tua bahkan cenderung coklat merupakan indikator-indikator kurangnya cairan.

Pengobatan-pengobatan dapat menimbulkan tekanan darah rendah dengan berbagai cara. Pengunaan alpha blockers atau beta blockers dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Beta blocker dapat menyebabkan tekanan darah rendah dengan mengurangi denyut jantung dan mengurangi kemampuan pemompaan darah oleh jantung sekaligus.

Berkurangnya kemampuan jantung dalam kondisi volume darah yang normal, disebabkan gagal jantung yang berat (congestive heart failure), luasnya serangan jantung (myocardial infarction), masalah katup jantung, atau denyut jantung/nadi yang sangat lemah (bradycardia), seringkali menimbulkan tekanan darah rendah dan dapat berubah cepat menjadi syok jantung (cardiogenic shock).

Irama/ritme jantung tidak teratur (Arrhythmia) seringkali timbul pada kondisi tekanan darah rendah melaui mekanisme semacam ini.

Gejala Penyakit Darah Rendah

Tekanan darah rendah terkadang diartikan sebagai tanda tidak cukupnya darah yang mengalir pada otak dan organ vital lainnya, sehingga dapat menyebabkan beberapa gejala seperti berikut ini, yaitu:

– Pening atau badan terasa ringan

– Pingsan

– Penglihatan kabur

– Detak jantung lebih cepat dari normalnya dan iramanya menjadi tidak teratur

– Merasa kebingungan

– Mual atau merasa tidak enak badan

– Lemah

– Merasa kedinginan

– Kulit pucat (pucat karena sakit)

– Merasa haus atau dehidrasi

– Susah fokus atau berkonsentrasi.

Makanan Yang Baik Untuk Penderita Darah Rendah

Beberapa makanan ini sangat baik untuk penderita darah rendah, yaitu:

  1. Kacang-kacangan

Secara umum semua jenis kacang yang memiliki manfaat untuk menambah dan meningkatkan sel darah merah di dalam tubuh. Ada jenis kacang tersebut kacang almond adalah yang paling bagus untuk dikonsumsi guna menambah tekanan darah dalam tubuh. Dibandingkan dengan jenis lainnya kacang almond terbukti memiliki efek paling cepat dalam mengatasi darah rendah.

  1. Roti Gandum dan Sereal

Jenis makan yang berbahan dasar gandum juga memiliki khasiat dan manfaat untuk menambah darah. Makanan yang dibuat dengan bahan dasar gandum sangat baik untuk meningkatkan kadar darah merah dalam tubuh. Oleh karena itu bagi penderita dara rendah sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan berbahan dasar gandum, seperti roti gandum dan sereal.

  1. Daging yang berwarna merah

Daging sapi yang sangat baik untuk makanan penambah darah karena mengandung protein dan zat besi. Daging sapi yang bagus untuk menambah darah adalah yang tanpa lemak. Bagi anda penderita gejala penyakit tekanan darah rendah, disarankan secara rutin mengkonsumsi daging sapi untuk menambah tekanan darah dalam tubuh.

Leave a comment