Apakah Penyakit Bronkitis Bisa Kambuh Lagi Pada Tubuh?

Penyakit bronkitis yang akut atau pun bronkitis kronis termasuk penyakit yang bisa kambuh sehingga perlu hati hati. Penyebab bronkitis sendiri bisa terjadi karena infeksi virus pada saluran bronkus. Yang bisa menginfeksi saluran bronkus ialah virus, dan virus yang sangat umum seperti influenza.

Masuknya virus influenza ke dalam tubuh bisa menuju ke saluran pernapasan lalu menginfeksinya, sehingga bronkus tidak berfungsi dengan baik.

Virus influenza sangat mudah menginfeksi tubuh melalui udara yang di hirup atau pun dari cairan yang dikeluarkan oleh penderita bronkitis sebelumnya lalu berkontak langsung, sehingga secara tidak sengaja virus influenza bisa masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan bronkitis.

Cara Mengatasi Penyakit Bronkitis Kambuh

Perlu diketahui cara mengatasi bronkitis saat kambuh sebagai pertolongan pertama. Berikut ini diantaranya:

  1. Konsumsi minuman hangat

Minuman yang hangat dapat membantu kita kurangi sakit di tenggorokan dan juga membantu agar dahak yang terdapat di tenggorokan bisa encer dan mudah untuk dikeluarkan.

Minuman hangat berupa perasan lemon yang dicampur madu sangat cocok dikonsumsi. Sebab lemon merupakan buah yang mengandung vitamin C yang tinggi sedangkan dalam madu terdapat berbagai zat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, termasuk pada radang tenggorokan.

Air garam hangat pun bisa membantu meredakan iritasi yang terjadi di tenggorokan kita. Namun air garam hangat tidak untuk diminum, ya. Melainkan hanya digunakan untuk kumur-kumur. Teh herbal dapat pula mengatasi sakit yang timbul di tenggorokan. Beberapa cangkir teh hebal tanpa campuran gula dapat dikonsumsi ketika sakit bronkitis.

Sup ayam banyak nutrisinya sehingga baik dikonsumsi oleh penderita sakit. Sementara sup untuk membantu meredakan gejala bronkitis adalah sup bawang putih. Cara membuatnya yaitu dengan menumis bawang putih di dalam minyak zaitun yang selanjutnya ditambah dengan air kaldu dan sayur mayur. Jika sudah matang, siap untuk disajikan.

  1. Berhenti merokok dan menghindari rokok

Seperti yang telah dibahas bahwa rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Menghisap rokok apalagi saat sedang sakit bronkitis akan membuat kondisi penderita kian parah. Racun dalam rokok kemungkinan juga bisa memicu penyakit lain selain bronkitis.

Bahaya asap rokok yang perlu dihindari, termasuk juga beberapa iritan paru-paru. Daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi seperti, jalan raya di mana banyak kendaraan lalu lalang, daerah yang berbau bahan-bahan kimia. Yang termasuk kategori ini adalah salon kecantikan, pabrk, pom bensin.

  1. Kompres hangat

Batuk-batuk ketika sakit bronkitis membuat dada sesak dan sakit. Tekanan batuk dapat diatasi dengan kompres yang berisi air hangat. Untuk membuat rasa hangat di dada dapat dilakukan dengan bantal penghangat yang ditaruh di atas baju, agar tak kepanasan, dapat memakai botol berisi air hangat, selimuti diri agar tetap hangat, berendam di air hangat.

  1. Tak perlu minum obat penekan batuk

Bronkitis memang disertai dengan batuk yang berdahak. Namun, tidak perlu konsumsi penekan batuk untuk mengatasi batuk. Konsumsi penekan batuk haruslah dengan resep dokter atau telah berkonsultasi sebelumnya dengan dokter.

Bagi yang masih ragu-ragu tentang kondisi tubuhnya. Apakah terkena batuk biasa bronkitis atau mungkin pneumonia, dapat berkonsultasi dan periksa ke dokter untuk mendapatkan kepastian tentang penyakit yang sebenarnya diderita.

  1. Perlu menghirup udara yang hangat dan lembab

Ketika sakit bronkitis berarti paru-paru kita tengah lemah dan mendapat gangguan. Untuk menghindari iritasi yang makin parah menyerang paru-paru, dibutuhkan udara yang lembab juga hangat. Air panas yang ditaruh di baskom lalu bisa dihirup uapnya.

Humidifer dapat kita beli untuk penambah lembab udara di ruangan, uap air panas dari hasil rebusan air sendiri dapat membantu ruangan jadi lembab, pakai nebulizer, mandi uap, berendam uap panas, Satu mangkuk air yang ditaruh di atas radiator bisa membuat udara jadi lembab. Itulah beberapa cara membuat udara ruangan jadi lembab.

  1. Konsumsi obat-obatan rumah dengan bijak

Membantu menangani sakit akibat infeksi dada, bisa memakai obat nyeri bebas resep. Namun harus diminum sesuai dengan dosisnya. Contohnya obat anti inflamasi non steroid (NSAID) yang di dalamnya terdapat kandungan ibuprofen atau aspirin.

  1. Perawatan profesional (dokter) pun diperlukan pada kondisi tertentu

Beberapa kondisinya sudah di bahas, akan tetapi ada gejala tambahan seperti berikut ini yang juga butuh penanganan dari dokter:

– Terus menerus batuk, tapi lendir tidak keluar juga.

– Dahak yang makin kental dan banyak.

– Batuk yang sampai mengganggu istirahat malam.

  1. Pastikan tidak memiliki infeksi bakteri

Infeksi bakteri sangat mudah terjadi bersamaan dengan virus bronkitis yang menyerbu paru-paru kita.

Dokter yang telah memeriksa kita akan tahu apakah terdapat infeksi bakteri, kalau ada maka biasanya dokter akan memberikan jenis antibiotik tertentu. Antibiotik ini berfungsi untuk mengatasi infeksi bakteri, tetapi tidak membuat sakit bronkitis jadi sembuh.

  1. Perbanyak istirahat

Istirahat sangat diperlukan oleh penderita bronkitis, karena infeksi yang terjadi pada paru-paru ini dapat membuat penderitanya merasa capai dan lelah. Pada awal terjangkit penyakit ini biasanya dada sesak dan napas sulit.

Ketika infeksi bronkitis terjadi, jangan bekerja berat dulu. Jangan keluar rumah, karena takut ada paparan asap atau orang merokok yang membuat keadaan semakin parah. Istirahat atau tidur lebih baik.

Jangan memaksakan diri untuk berolahraga. Olahraga memang penting untuk kesehatan tubuh, tetapi itu bagi seseorang yang sehat. Lihat kondisi tubuh! Penderita bronkitis tidak dianjurkan untuk berolahraga berat apalagi yang memerlukan napas panjang. Seperti olahraga lari, berenang, bersepeda, dan sebagainya.

Leave a comment