Apa Penyakit Lupus itu?

Penyakit Lupus adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya. Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu.

Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi. Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan, rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan.

Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Jenis Penyakit Lupus

Penyakit Lupus ini terdiri dari 3 jenis yaitu:

  1. Sistemik lupus yaitu penyakit lupus yang menyerang organ tubuh seperti: persendian, otak/saraf, darah, pembuluh darah, paru-paru, ginjal, jantung, hati dan mata.
    Penyakit ini adalah tahap penyakit lupus yang sangat berat karena jenis ini menyerang organ-organ vital baik satu dan atau beberapa organ vital lainnya.
  2. Drug Induced Lupus (DIL) yang timbul setelah sering menggunakan obat-obat tertentu. Obat-obat antibiotik seperti golongan sulfa, obat-obat antituberkulosa seperti INH, golongan obat hydralazin untuk hipertensi dan golongan obat prokainamid untuk jantung, namun untuk beberapa tahun terakhir ini obat hydrlazin dan prokainamid sudah jarang sekali dipakai.
  3. Cutaneus lupus atau seringkali disebut discoid. Penyakit ini hanya menyerang bagian kulit saja. Ditandai dengan gejala-gejala: adanya ruam yang muncul didaerah leher, kulit kepala atau bahkan ruam pada seluruh tubuh, salah satu bagian tubuh dan atau seluruh tubuh berwarna merah sampai bersisik, kadang-kadang sampai gatal dan hampir semua golongan ini akan berubah menjadi sistemik.

Gejala Pada Penyakit Lupus

Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. Sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh.
Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:

  • Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  • Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  • Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  • Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
  • Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan

Penyebab Pada Penyakit lupus

  1. Obat-obatan

Beberapa jenis obat yang di konsumsi secara berlebihan seperti obat anti-kejang, obat tekanan darah, serta antibiotik. Namun jika gejala lupus timbul karena mengonsumsi obat-obatan tersebut, biasanya akan hilang jika berhenti minum obat tersebut.

  1. Genetika

Mutasi genetika kemungkinan menjadi pemicu penyebab penyakit lupus. Gen yang termutasi tersebut umumnya berhubungan dengan fungsi tertentu dari sistem kekebalan tubuh. Pada mutasi genetik perubahan yang terjadi pada gen DNA dan RNA.

Bahkan beberapa penelitian membuktikan bahwa jika salah satu anak kembar identiK menderita penyakit lupus, maka saudara kembarnya memiliki risiko 25% terkena penyakit lupus.

  1. Lingkungan

Meski belum terbukti secara luas, namun faktor lingkungan dipercaya menjadi penyebab penyakit lupus. Salah satu faktor lingkungan tersebut dalah perubahan hormon saat puber atau hamil. Selain itu paparan sinar matahari juga merupakan indikasi penyebab penyakit lupus.

Mengapa? Orang yang rentan sinar matahari bisa menimbulkan lesi pada kulit. Lesi merupakan istilah kedokteran yang merujuk pada keadaan jaringan yang abnormal pada tubuh.

Komplikasi Pada penyakit Lupus

  • Ginjal – kerusakan ginjal serius adalah penyebab utama kematian bagi penderita lupus.
  • Sistem saraf pusat – lupus dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, masalah memori, kejang, dan perubahan perilaku.
  • Darah dan pembuluh darah– lupus menyebabkan peningkatan risiko anemia, perdarahan, pembekuan darah, dan peradangan pembuluh
  • Paru-paru – pneumonia menular dan kesulitan bernapas karena peradangan rongga dada lebih cenderung dengan lupus
  • Hati – otot jantung dan peradangan arteri lebih cenderung dengan penyakit ini, dan lupus meningkatkan kemungkinan penyakit jantung dan serangan jantung.
  • Infeksi – pengobatan lupus cenderung menekan sistem kekebalan tubuh membuat tubuh Anda lebih rentan terhadap infeksi.
  • Kanker – lupus meningkatkan risiko kanker, terutama limfoma non-Hodgkin, kanker paru-paru, dan kanker hati
  • Kematian jaringan tulang – lebih rendah suplai darah ke jaringan tulang menyebabkan istirahat kecil dan akhirnya kematian tulang. Hal ini paling sering terjadi pada tulang pinggul.
  • Kehamilan – lupus meningkatkan risiko keguguran, hipertensi selama kehamilan, dan kelahiran prematur.

Leave a comment