Apa Itu Penyakit Lymphadenitis Tuberculosis?

Tahukah Anda bahwa penyakit Tuberkulosis tidak hanya menyerang paru-paru (Tuberkulosis Paru), melainkan juga organ-organ lain dalam tubuh, seperti tulang, organ pencernaan, kelenjar getah bening (Tuberkulosis Kelenjar), bahkan menyerang otak.

Para ahli menyebutkan bahwa bakteri tuberkulosis ini berpotensi bisa tumbuh di mana saja pada bagian tubuh, pada kesempatan kali ini akan kita pelajari secara khusus mengenai Tuberkulosis kelenjar, atau secara singkat disebut dengan Tuberkulosis kelenjar.

Seperti kita ketahui bahwa kelenjar getah bening tersebar banyak dalam tubuh kita, namun ada titik-titik tertentu yang lebih banyak sebut saja kelenjar getah bening di leher, ketiak, lipat paha, dan disekitar organ-organ dalam. Semua bisa terserang Tuberkulosis, namun yang paling sering adalah kelenjar getah bening di leher.

Penyebab Penyakit Tuberkulosis Limfadenitis

Lymphadenitis hampir selalu dihasilkan dari sebuah infeksi, yang kemungkinan disebabkan oleh bakteri, virus, protozoa, ricketsia, atau jamur. Ciri khasnya, infeksi tersebut menyebar menuju kelenjar getah bening dari infeksi kulit, telinga, hidung, atau mata atau dari beberapa infeksi seperti infectious mononucleosis, infeksi cytomegalovirus, infeksi streptococcal, tuberkulosis, atau sifilis. Infeksi tersebut bisa mempengaruhi kelenjar getah bening atau hanya pada salah satu daerah pada tubuh.

Gejala Penyakit Tuberkulosis Limfadenitis

– merasa lemah/lemas, kurang bersemangat, nafsu makan menurun, berat badan menurun dan kadang disertaikeringat dingin malam hari.

– selain itu tentu saja ada benjolan, bisa dileher, ketiak atau lipat paha. benjolan ini tidak nyeri, teraba lebih dari 1dan sepertiterbungkus dalamsebuah kantong (pocketed).

Untuk memastikan apakah itu suatu limpadenitis Tuberkulosis, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter dan dokter akanmenyarankan pemeriksaan penunjang yang sesuai.

Sampaisaat ini, pemeriksaan histopatologi melalui Fine Needle Aspiration Biopsi(FNA-B) masih merupakan pemeriksaan yang memastikan pemeriksaanini.. tetapi biaya pemeriksaan agak mahal, sekitar 300 ribu rupiah.

Dokter mungkin akan menyarankan beberapapemeriksaan lainsebelummemutuskan untuk menyuruh anda periksa FNAB. Pemeriksaan yang dimaksud adalah Darah Lengkap (DL), Ronsen, periksa dahak atau tes Mantoux untukanak-anak.

Pada pemeriksaan DL,mungkin akan didapatkan LED (laju endap darah) yang meningkat. pemeriksaanronsen dan dahak akandisarankan bila dicurigai ada proses infeksi juga di paru-paru atau bagianlain di rongga dada.

Diagnosa Penyakit Tuberkulosis Limfadenitis

Biasanya, lymphadenitis bisa didiagnosa berdasarkan gejala-gejala dasar, dan hal itu menyebabkan infeksi sekitarnya yang nyata.

Ketika penyebab tersebut tidak dapat diidentifikasi dengan mudah, biopsi (pengangkatan dan penelitian pada contoh jaringan di bawah mikroskop) dan kultur (contoh dikirim ke laboratorium dan diletakkan pada kultur medium yang membiarkan mikroorganisme untuk berkembang) kemungkinan diperlukan untuk memastikan diagnosa dan untuk mengidentifikasikan organisme penyebab infeksi.

Pengobatan Penyakit Tuberkulosis Limfadenitis

Pengobatan tergantung pada organisme yang menyebabkan infeksi. Untuk infeksi bakteri, dalam medis konvensional antibiotik biasanya diberikan secara infus atau dengan mulut, namun pengobatan seperti ini biasanya menimbulkan resistensi bakteri serta membunuh bakteri menguntungkan dalam saluran pencernaan kita.

Dalam pengobatan holistik, pemberian antibiotik alami seperti bawang putih dan propolis mampu membasmi mikroba penyebab peradangan tanpa harus membunuh bakteri menguntungkan di dalam tubuh. Disamping pemberian antibiotik, tindakan operasi juga terkadang dilakukan dalam medis konvensional.

Kompres air hangat bisa membantu mengurangi rasa sakit pada peradangan batang getah bening. Biasanya, ketika infeksi tersebut telah diobati, batang getah bening pelan-pelan menyusut, dan rasa sakit surut. Kadangkala batang yang membesar tetap kuat tetapi tidak lagi terasa lunak.

Leave a comment